Sedang Bermasalah, TikTok Malah Ditinggal Salah Satu Petingginya

Sedang Bermasalah, TikTok Malah Ditinggal Salah Satu Petingginya

Josina - detikInet
Rabu, 29 Jul 2020 21:42 WIB
TikTok Bantah Tuduhan Bagikan Data Pengguna India ke Pemerintah Cina
Sedang Bermasalah, TikTok Malah Ditinggal Salah Satu Petingginya. (Foto: DW (News)
Jakarta -

ByteDance selaku induk pemilik aplikasi TikTok yang berbasis di Beijing, China harus ditinggal oleh salah satu petingginya yakni Kepala Peniliti AI Ma Wei-Ying.

Ma yang sebelumnya bekerja di Microsoft, pada tahun 2017 bergabung dengan ByteDance untuk menjadi Wakil Presiden dan Kepala Lab Ai.

"Kami sangat berterima kasih kepada Wei-Ying atas kontribusinya yang penting bagi ByteDance," kata seorang juru bicara ByteDance yang dilansir detikINET dari Reuters.

Ma sendiri tidak memberikan tanggapan soal kepergiannya dari TikTok. Kabarnya Ma akan meninggalan ByteDance dalam minggu ini dan belum diketahui siapa yang akan menggantikan posisinya.

Peninggalan Ma ini dalam kondisi di saat TikTok tengah menghadapi banyak permasalahan mulai dari pemblokiran aplikasi masuk ke India, lalu pelarangan dari berbagai lembaga pemerintahan untuk karyawannya menghapus TikTok di perangkat mereka.

Lalu adanya pemantauan yang ketat dari pemerintahan Amerika Serikat di mana ada kemungkinan AS juga akan turut memblokir TikTok. AS juga khawatir bahwa TikTok akan memberikan data-data pengguna ke pemerintahan China.

Selain itu TikTok juga diterpa soal privasi keamanan pengguna, di mana bulan Juni kemarin TikTok ketahuan mengintip clipboard pengguna di iOS. Tentunya clipboard ini seringkali berisikan informasi-informasi penting pengguna di mana kerap menyalin sebuah password akun sosial media, kartu kredit dan masih banyak lagi.



Simak Video "Dilarang di AS, TikTok Akan Gugat Keputusan Donald Trump"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)