Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pemilik Amazon.com Siapkan Bisnis Wisata Antariksa

Pemilik Amazon.com Siapkan Bisnis Wisata Antariksa


- detikInet

Jakarta - Meski sudah jadi miliarder setelah mendirikan toko online Amazon.com, Jeff Bezos masih putar otak untuk menambah varian bisnisnya. Hasilnya, bisnis petualangan antariksa, bernama Blue Origin pun disiapkan. Setelah melalui persiapan, roket luar angkasa dari perusahaan tersebut, siap dioperasikan tahun depan.Seattle Times yang dikutip CBC News melansir, kantor dan gudang milik Bezos di daerah pinggiran sebelah selatan Seattle, telah disiapkan untuk jadi tempat merancang dan mengembangkan pesawat ruang angkasa dan mesin-mesin pendukung. Blue Origin hanya mengeluarkan sedikit penjelasan mengenai proyek tersebut. Tapi dari hasil wawancara oleh editor koran Texas baru-baru ini, diketahui beberapa hal mengenai peluncuran roket luar angkasa oleh Blue Origin.Menurut Bezos, pihaknya akan meluncurkan pesawat luar angkasa ke orbitnya dengan arah vertikal, demikian juga saat pendaratannya. Perusahaannya juga akan mengorbit bumi, dan kemungkinan bakal jadi awal terciptanya kehidupan permanen di angkasa luar. Wah, seperti di film-film!CBC News, yang dikutip detikinet, Rabu (28/12/2005) melansir catatan kota setempat, Bezos membayar US$13 juta (US$1 = Rp 9.828, sumber detik.com) untuk membeli kawasan industri seluar 10 hektar, tentunya untuk keperluan bisni wisata luar angkasa ini. Catatan tersebut juga mengungkap bahwa Bezos membelanjakan sedikitnya US$8 juta untuk mendesain ulang kantor dan gudangnya. Hal lain yang juga direncanakan adalah, konstruksi ruang eksperimen yang memungkinkan mesin roket diuji coba selama tiga menit.Proses uji coba akan dilangsungkan di West Texas, di mana Bezos baru-baru ini membeli 66.000 hektar tanah peternakan dekat kota kecil Van Horn. Rencana jangka panjangnya, fasilitas petualangan itu akan dilengkapi pengkalan luar angkasa. Di pangkalan tersebut, penumpang pesawat yang terdiri dari tiga orang, bisa lepas landas sekali seminggu.Sejatinya, pembangunan Blue Origin sudah dimulai sejak 2000. Perusahaan ini adalah satu dari beberapa perusahaan roket swasta, yang berawal dari mimpi masa depan dan modal besar para pengusaha kaya.Karyawan Blue Origin akan bertambah menjadi 70 sampai 100 orang, dari semula 40 orang. Kawasan perusahaan juga akan dipindahkan dari kawasan industri di Seattle bagian selatan ke wilayah Kent (masih di selatan Seattle), pada kuartal pertama tahun depan.Tak Hanya Blue OriginPetualangan ke antariksa ternyata tak hanya digagas Blue Origin. Salah seorang pendiri Microsoft, Paul Allen, pernah membiayai proyek serupa bernama SpaceShipOne.Proyek tersebut menghabiskan US$20 juta, dikembangkan demi memenangkan hadiah Ansari X-Prize senilai US$10 juta. Hadiah tersebut ditujukan bagi tim pertama yang sukses meluncurkan pesawat berawak tiga orang ke ketinggian 62,5 mil (100 Km), dan kembali ke bumi dengan selamat, dan mengulang perjalanan tersebut dengan pesawat yang sama dalam waktu dua minggu. Mike Melvill, salah satu awaknya, dinobatkan sebagai angkasawan swasta pertama.Richard Branson, pemilik Virgin Music dan Virgin Atlantic Airways, membeli lisensi teknologi dari Allen, dan berjanji akan menerbangkan penumpang ke luar angkasa pada 2009. Baru-baru ini dia mengumumkan kesepakatan dengan pemerintah New Mexico, untuk membangun pangkalan luar angkasa senilai US$225 juta, di dekat White Sands Missile Range.Para pengamat memperkirakan, wisata atau petualangan ke luar angkasa akan jadi bisnis yang menjanjikan. Layanan ini menawarkan pesona melihat bintang dari jarak dekat bagi para turis, dan menyaksikan pekatnya angkasa luar serta bentuk bola bumi. Pergi ke luar angkasa memerlukan daya dan kecepatan yang 10 kali lebih besar dibanding daya dan kecepatan yang diperlukan pada penerbangan ke suborbital, agar mampu melawan gaya gravitasi bumi. (wicak/)




Hide Ads
LIVE