Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Gagal dan Sukses TI di 2005

Gagal dan Sukses TI di 2005


- detikInet

Jakarta - Sepanjang 2005 banyak yang terjadi di dunia teknologi informasi (TI). Siapa yang paling berhasil? Siapa yang gagal? Dan Tynan, kolumnis teknologi dari PCWorld.com, merangkum daftar pihak-pihak yang dianggap berpengaruh di 2005. Beberapa dianggap gagal, beberapa dianggap berhasil. Ada juga perusahaan yang berhasil untuk hal-hal tertentu tapi gagal untuk hal yang lain. Contohnya, Google. Seperti dikutip detikinet dari Yahoo, Kamis (22/12/2005), Dan Tynan menyebut Google sebagai perusahaan yang sukses dengan memberikan layanan cuma-cuma. "Ingat pepatah era dot-com yang menyebutkan bahwa Anda bisa mendapatkan uang dengan memberi layanan gratis? Coba tebak, ternyata itu berhasil!" tulis Tynan.Google memang menyediakan banyak hal. Mulai dari mesin cari, e-mail, blog, peta satelit, pencarian teks dalam buku, dan banyak lagi. Namun hal itu juga yang menjadi rapor merah Google di 2005. Google, ujar Tynan, terserang penyakit sindroma Microsoft. "Google seakan-akan punya ambisi tak terpuaskan untuk memonopoli semua yang disentuhnya. Banyak pihak yang takut karena hal itu," tulisnya. Santo Steven Jobs?Perusahaan lain yang disebut berhasil adalah Apple Computer. Sebut saja Mac Mini, iPod Nano, iPod Video, hingga langkah Apple untuk segera beralih ke Macintosh berbasis prosesor Intel. Namun di sisi lain, Apple punya rapor merah yang tak bisa diabaikan. Perusahaan yang dikomandani Steve Jobs itu mendapat banyak publikasi buruk karena menuntut beberapa blogger dan pengelola situs. "Agaknya, situs-situs tersebut dianggap melanggar Perintah Santo Steven Jobs yang ke-10: Anda tak boleh menyebarluaskan informasi tanpa persetujuan lebih dulu," ujar Tynan. Gagal TotalAda satu perusahaan yang, dari perspektif TI, dianggap gagal total di tahun 2005. Blunder yang dibuat perusahaan ini bahkan dianggap bagai dosa tak termaafkan. Dia adalah Sony BMG Entertainment. Rapor super buruk diterima perusahaan hiburan itu berkat piranti lunak anti pembajakan yang disisipkan dalam cakram digital terbitan mereka. Pertama, ada piranti bernama XCP, yang bisa menyusup ke dalam komputer yang digunakan untuk memutar CD Sony BMG tertentu. Piranti itu berjenis rootkit, sehingga sulit dideteksi dan berpotensi dimanfaatkan oleh pihak jahat. Kedua, Sony BMG ketahuan memakai piranti sejenis (dari penyedia piranti lunak yang berbeda) yang memiliki kelemahan. Piranti anti pembajakan jenis kedua ini juga dapat menjadi celah keamanan pengguna komputer. Parahnya lagi, upaya Sony BMG untuk memperbaiki dosanya juga gagal. Patch yang disebarkan untuk dua jenis piranti itu masih mengandung kelemahan. Duuh Sony...Wikipedia Bukan IskandariyahWikipedia adalah upaya membuat sebuah ensiklopedia online yang terbuka. Upaya itu diharapkan bisa membangun sebuah pusat pengetahuan kolaboratif yang bisa dipercaya. Tahun 2005, Wikipedia menjadi semakin populer. "Ensiklopedia interaktif terbesar di dunia itu hidup dan mandiri di tahun 2005 ini," ujar Tynan. Namun di sisi lain, Wikipedia mengalami beberapa pukulan dalam bidang keakuratan isinya. Kasus Seigenthaler, soal pembunuhan John F. Kennedy, jadi pukulan paling keras. Kolumnis BBC, Bill Thompson, berkata Wikipedia memang bagus. Namun Wikipedia bukanlah 'membangun kembali perpustakaan besar Iskandariyah', tempat segala ilmu dikumpulkan. Wikipedia adalah Wikipedia. (wicak/)







Hide Ads