Aplikasi Ini Hadirkan Ragam Pekerjaan Sampingan di Tengah Pandemi

Aplikasi Ini Hadirkan Ragam Pekerjaan Sampingan di Tengah Pandemi

Adi Fida Rahman - detikInet
Rabu, 20 Mei 2020 18:49 WIB
Sampingan
Aplikasi Ini Hadirkan Ragam Pekerjaan Sampingan di Tengah Pandemi (Foto: Sampingan)
Jakarta -

Banyak bisnis dihantam oleh virus Corona, imbasnya banyak karyawan terpaksa dirumahkan. Di kondisi ini, Sampingan coba hadirkan solusi hadirkan ragam pekerjaan di tengah pandemi.

Sampingan merupakan platform yang memberdayakan pekerja kerah biru (blue-collar) independen di Indonesia. Banyaknya tipe pekerjaan yang tersedia saat ini.

Kondisi tersebut membuat penggunanya meningkat Tercatat, bulan Maret hingga Mei 2020 kenaikan jumlah mitra atau yang kerap disebut Kawan Sampingan yang bergabung mencapai 50 ribu orang.

"Kebutuhan akan penghasilan utama maupun tambahan menjadi alasan mereka bergabung. Dengan banyaknya tipe pekerjaan yang ada di platform kami, mereka dapat memilih sesuai dengan keahlian, kemampuan dan waktu yang dimiliki," terang Wisnu Nugrahadi, CEO dan Co-Founder Sampingan.

Saat ini Sampingan menawarkan beberapa tipe pekerjaan diantaranya; sales, surveyor, kurir, dan staf gudang. Tidak hanya itu, masyarakat juga dapat bergabung untuk menjadi reseller di platform Sampingan.

Cukup dengan mendaftar di aplikasi Sampingan, maka akan langsung mendapatkan akses ke puluhan barang yang dapat dijual kembali. Dengan membeli barang yang ditawarkan, maka otomatis akan terdaftar menjadi reseller Sampingan, tanpa dipungut biaya apapun.

"Tujuan kami adalah memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk mendapatkan penghasilan, yaitu dengan mengambil pekerjaan yang ada maupun menjalankan usaha sendiri melalui program jaringan reseller," ungkap Wisnu.

Sementara dari sisi bisnis, Wisnu menjelaskan, saat ini justru terjadi peningkatan permintaan pekerja dari para partner bisnis khususnya untuk tipe pekerjaan di bidang logistik seperti kurir, staf gudang, dan petugas administrasi. Permintaan ini naik hingga lima kali lipat pada periode bulan Maret hingga Mei 2020.

Hal ini dipengaruhi dengan berlakunya physical distancing dan imbauan untuk tinggal di rumah sehingga masyarakat lebih mengandalkan jasa pengiriman ketika memesan barang atau berbelanja. Peningkatan permintaan jumlah pekerja juga terjadi pada tipe pekerjaan yang dikerjakan dari rumah seperti petugas administrasi, customer service dan telesales.

"Tidak hanya memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat namun juga menjadi solusi workforce bagi para perusahaan," tambah Wisnu.



Simak Video "China Setuju Penyelidikan Internasional Asal Muasal Virus, Asal...."
[Gambas:Video 20detik]
(afr/fay)