Perakit iPhone Beli Saham Perusahaan Indonesia

Perakit iPhone Beli Saham Perusahaan Indonesia

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Senin, 13 Apr 2020 19:03 WIB
Redmi Note 7
Perakitan Xiaomi Redmi Note 7 di pabrik milik Sat Nusapersada. (Foto: Adi Fida Rahman/detikINET)
Jakarta -

Pegatron Corporation membeli 10% saham treasury PT Sat Nusapersada, atau sekitar 531,43 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 125,4 miliar.

Seperti diketahui, Pegatron adalah salah satu perusahaan yang merakit produk buatan Apple, sementara Sat Nusapersada merupakan perusahaan Indonesia yang menjadi mitra sejumlah perusahaan luar Indonesia untuk memproduksi ponsel.

Presiden Direktur Sat Nusapersada Abidin, menyebut pembelian dilakukan melalui Asus Investment co.ltd yang merupakan anak perusahaan dari Pegatron Corporation. Pegatron Corporation yang bermarkas di Taiwan, merupakan perusahaan manufaktur elektronik terbesar kedua di dunia setelah Foxconn.

Transaksi pembelian saham tersebut berlangsung pada Jumat (3/4) lalu. Sebanyak 531,43 juta lembar saham PT Sat Nusapersada dengan kode PTSN diborong Pegatron dengan harga Rp 236 per saham, jauh di atas harga saham PTSN di bursa pada hari itu, yaitu Rp 153 per saham. Total nilai transaksi mencapai Rp 125,4 miliar.

"Satnusa merupakan strategic partner Pegatron di Asia Pasifik. Itu artinya, kerja sama Pegatron dan Satnusa yang sudah berjalan selama ini akan semakin baik," ujar Abidin dalam keterangan yang diterima detikINET, Senin (13/4/2020).

Setelah sahamnya dibeli, susunan pemegang saham Sat Nusapersada adalah sebagai berikut, Abidin 66,47%, Inditeck Technology Hong Kong Limited 10%, Asus Investment co.ltd 10%, Bidin Yusuf 3,53% dan masyarakat 10%.

Satnusa sendiri sudah menjalin kerja sama dengan Pegatron Corporation sejak Desember 2018 dalam merakit berbagai produk smart home seperti fast router dan high speed modem yang berteknologi tinggi.

Pada tahun 2018, Satnusa juga menjual 10% saham hasil buyback kepada Inditeck Technology Hong Kong yang merupakan anak perusahaan dari Huaqin Telecom Technology, Original Design Manufacture (ODM) Smartphone dan Laptop terbesar di China.

Sat Nusapersada didirikan pada tahun 1990 yang kini menjadi perusahaan EMS (Electronic Manufacture Service) yang mempekerjakan lebih dari 7.000 karyawan dan memiliki 15 pabrik yang berlokasi di Batam.

Beberapa perusahaan yang menggandeng Sat Nusapersada antara lain adalah Xiaomi, Huawei, Asus, Sony Murata, Pegatron, Huaqin, Imoo, ATI, Epson, dan lainnya. Produk yang pernah diproduksi di pabrik mereka antara lain adalah Smart home product, Smartphone, Battery Cell, Tablet, Smart watch dan berbagai produk lainnya.



Simak Video "Kenalin Apple Music TV: Acara Musik 24 Jam Gratis"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)