Rabu, 18 Mar 2020 18:35 WIB

Tokocrypto Mulai Jualan Token Origin

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Tokocrypto Foto: Dok. Tokocrypto
Jakarta -

Tokocrypto, pedagang aset kripto, mulai menjual Origin Token dari Origin Protocol yang mempunyai kode OGN.

Origin Protocol adalah perusahaan teknologi blockchain yang berkantor pusat di Silicon Valley yang didirikan oleh pengusaha berpengalaman Matthew Liu dan Josh Fraser pada 2017.

Misi mereka adalah untuk menghadirkan perdagangan peer-to-peer dimana para pembeli dan penjual dapat bertransaksi secara langsung di pasar utama Origin tanpa perantara dan tanpa biaya transaksi. Saat ini, Aplikasi Marketplace Origin juga telah tersedia didalam wallet Blockchain milik Samsung.

Co-Founder Origin, Matthew Liu menyatakan, kehadirannya di Tokocrypto merupakan bagian penting dari strategi ekspansi global dan mencerminkan komitmen berkelanjutan untuk bekerja dengan mitra regional untuk mendorong adopsi perdagangan peer-to-peer yang lebih besar di kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia.

"Indonesia adalah pasar besar yang memiliki komunitas blockchain yang kuat, dan masyarakat Indonesia juga memiliki minat yang kuat pada cryptocurrency. Dengan hadirnya OGN di Tokocrypto, pedagang Indonesia dan calon pemegang token akan dapat dengan mudah memperjualbelikan OGN dengan jaminan penyimpanan yang aman dan biaya perdagangan yang kompetitif," ujar Liu dalam keterangan yang diterima detikINET.

Tokocrypto sendiri mengaku selalu melakukan seleksi ketat terhadap koin yang akan diperdagangkan, termasuk apakah mereka masuk ambang batas persayaratan dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).

"Dan kami dengan bangga mengumumkan kehadiran Origin Token di Tokocrypto" ujar Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto dalam keterangan yang sama.

Di Tokocrypto, pengguna dapat melakukan penarikan harian hingga 40.000 OGN dengan minimum penarikan sebesar 5 OGN. Setiap penarikan Origin akan dikenakan biaya sebesar 3 OGN.

Saat ini, Origin Token berada di top 350 coinmarketcap dengan volume perdagangan harian lebih dari US$30 juta, atau setara dengan lebih dari Rp 440 miliar.



Simak Video "Cara Xiaomi Jaga Stabilitas Pasar saat Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)