Selasa, 17 Mar 2020 12:30 WIB

Belanja Online Meroket, Amazon Rekrut 100 Ribu Karyawan

Josina - detikInet
Gudangnyaa Amazon Suasana salah satu gudang Amazon. Foto: Reuters
Washington -

Amazon akan merekrut 100 ribu karyawan baru bagian gudang dan pengiriman barang di Amerika Serikat untuk memenuhi tingginya permintaan akibat efek virus corona. Perusahaan milik Jeff Bezos ini juga akan meningkatkan upah pekerja per jam dengan menambahkan USD 2 hingga bulan April.

Dilansir detikINET dari The Verge, sejak diputuskan oleh pemerintah AS agar warga tetap tinggal di rumah agar tidak tertular virus Corona membuat warga beralih ke e-commerce untuk membeli sejumlah kebutuhan bahan makanan dan perlengkapan rumah tangga.

Akibat tingginya permintaan, Amazon pun telah memberikan informasi kepada para pelanggannya bahwa pengiriman akan mengalami keterlambatan dan minimnya stok pada beberapa kebutuhan pokok rumah tangga yang banyak dicari.

"Kami melihat peningkatan permintaan yang signifikan, yang artinya meningkat juga kebutuhan tenaga kerja di mana hal ini belum pernah terjadi sebelumnya untuk tahun ini," kata Dave Clark, Senior Vice President of Worldwide Operations.

Banyak lembaga kesehatan salah satunya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyiarkan orang-orang untuk tetap tinggal di dalam rumah dan menjauhi tempat-tempat kerumunan untuk melindungi diri dari virus Corona.

Negara bagian AS seperti New York dan Ohio pun telah menutup bisnis seperti bar, restoran dan bioskop untuk memperlambat penyebaran virus Corona. Tutupnya ini tentu membuat ribuan karyawan menjadi pengangguran dan tak digaji selama beberapa minggu ke depan. Melihat hal ini, Amazon ingin merekrut mereka ini untuk dipekerjakan.

"Kami ingin orang-orang tahu bahwa kami menyambut mereka di tim kami sampai semuanya kembali normal sampai mereka kembali ke tempat pekerjaannya" tutupnya.



Simak Video "Amazon Blokir 1 Juta Produk yang Klaim Bisa Sembuhkan Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fyk)