Minggu, 15 Mar 2020 15:40 WIB

Peran E-Commerce Enabler di Balik Strategi Penjualan Eigerindo 

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Sirclo Foto: Dok. Sirclo
Jakarta -

Perubahan perilaku berbelanja masyarakat mendukung munculnya potensi-potensi baru di pasar digital. Salah satu e-commerce enabler di Indonesia, Sirclo, baru-baru ini merilis laporan berjudul "Navigating Market Opportunities in Indonesia's E-Commerce".

Dalam laporan tersebut, diprediksi bahwa transaksi pembelian online yang tadinya hanya menyumbang 8% dari penjualan total pada tahun 2018, diperkirakan akan meningkat sampai sebesar 24% di tahun 2023.

Namun, untuk mengambil bagian dari pertumbuhan pesat tersebut, setiap brand harus memiliki presensi online dan jalur distribusi yang baik demi memenuhi permintaan konsumen.

Eigerindo, salah satu brand outdoor apparel di Indonesia yang dikelola oleh PT Eigerindo Multi Product Industry (MPI), adalah satu dari perusahaan yang menyadari tantangan baru ini.

"Keputusan Eigerindo untuk terjun ke kanal e-commerce dipengaruhi oleh dua faktor utama. Pertama, perubahan pola berbelanja dari target pasar utama kami, yaitu anak-anak muda. Mereka kini suka dan sering berbelanja secara online," ujar Andreant Tendo, Logistics Division Head PT Eigerindo MPI.

"Kedua, kami melihat bahwa tingginya jumlah traffic pengunjung di marketplace membantu Eigerindo untuk menjangkau pasar yang lebih luas," tambahnya.

Untuk membantu keseluruhan proses digitalisasi dan penjualan online, Eigerindo berkolaborasi dengan e-commerce enabler Sirclo sejak tahun 2018. Sirclo menawarkan platform Sirclo Commerce, sebuah platform teknologi layanan e-commerce channel management solution komprehensif yang membantu brand seperti Eigerindo untuk berjualan di berbagai kanal marketplace, dengan pengelolaan yang terpusat, praktis, dan efisien.

Didukung oleh infrastruktur teknologi yang memadai dan tim berdedikasi yang ahli dalam hal marketing dan manajemen strategis, layanan Sirclo dapat memfasilitasi brand untuk meningkatkan penjualan dengan biaya operasional yang lebih rendah.

"Sirclo membantu Eigerindo secara end-to-end untuk mengembangkan distribusi ke platform marketplace, seperti Tokopedia, Bukalapak, Zalora, Zilingo, iLotte, dan sebagainya. Selain itu, secara operasional Sirclo memfasilitasi proses pembuatan akun official store Eigerindo dan mendukung keberlanjutan bisnis melalui kegiatan store handling, order handling, dan customer handling," ungkap Andreant.

Melalui ketiga kegiatan yang disebutkan, Sirclo mencakup seluruh proses distribusi dari pengelolaan toko hingga melayani berbagai pertanyaan pelanggan sembari mengoptimalkan platform yang telah memiliki basis konsumen yang kuat.

Dengan pengelolaan aktif di kanal e-commerce, pada tahun 2019 Eigerindo berhasil meningkatkan penjualan sebanyak 12 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2016, Eigerindo hanya menjual sebanyak 0.25% produknya secara online.

Pada tahun 2022, mereka telah menetapkan target untuk meningkatkan penjualan produk melalui e-commerce sebesar 10%. Dengan didukung teknologi channel management solution Sirclo, Eigerindo optimis akan mampu mencapai target tersebut.

"Kami bangga bisa dipercaya oleh Eigerindo, salah satu brand fashion lokal berkualitas untuk membantu pemasaran dan penjualan secara digital. Kami (Sirclo) selalu berusaha untuk berinovasi dengan teknologi terbaru dan menggali potensi di kanal digital agar brand seperti Eigerindo memacu pertumbuhan transaksi dan memangkas biaya operasional," ungkap Brian Marshal, Founder dan CEO Sirclo. Selain penjualan di marketplace, salah satu hal yang dilakukan oleh Sirclo adalah membantu Eigerindo meningkatkan presensi online.

Eigerindo membangun dan memanfaatkan presensi online dengan menggunakan model penjualan secara omni-channel yang mengkombinasikan antara kanal marketplace, brand.com, serta toko fisik.

Diferensiasi gaya penjualan ini sangat penting demi memfasilitasi seluruh perilaku berbelanja target market dan meningkatkan pengalaman berbelanja konsumen. Andreant juga mengungkapkan keuntungan lain yang didapatkan dari diferensiasi gaya penjualan ini, "Kehadiran Eigerindo di marketplace tentunya menambah market share PT EMPI karena kemampuannya untuk menjangkau segmentasi konsumen yang gemar berbelanja online dan yang belum pernah mendatangi offline store Eigerindo."

"Pembeli cenderung untuk mencari tahu informasi mengenai sebuah produk secara online, sebelum akhirnya membeli secara offline di toko fisik. Menonjolkan keberadaan brand di kanal online seperti website dan marketplace menjadi krusial dalam mendukung penjualan," tambah Andreant.

Riset dari We Are Social menunjukkan, 93% pengguna internet di Indonesia melakukan pencarian produk atau jasa secara online. Laporan dari Year in Review Google Indonesia pun membuktikan hal serupa. Dalam laporan tersebut, sebanyak 88% konsumen melakukan riset atau pencarian produk di internet sebelum melakukan pembelian.

Untuk memperkuat strategi omni-channel, Eigerindo mengusung konsep experiential store atau toko fisik yang menyuguhkan pengalaman berbelanja yang berbeda dari kebanyakan toko fisik konvensional. Konsumen bisa melakukan aktivitas outdoor, mencoba olahraga wall climbing, sekaligus menguji-coba produk-produk Eigerindo. Konsumen yang telah melakukan riset secara online bisa melihat dan merasakan langsung produk asli di toko. Dengan begitu, tidak ada batasan antar-kanal, karena semuanya saling melengkapi dan terhubung.

Melihat pentingnya keterhubungan antar-kanal yang diusung Eigerindo, Sirclo juga turut mendukung perwujudan tersebut melalui jasa yang ditawarkan. "Tidak hanya melalui kegiatan online, Sirclo juga membantu meningkatkan brand awareness dan store awareness kami melalui kegiatan offline. Offline event yang diadakan bertujuan untuk mengarahkan konsumen ke official store Eigerindo di berbagai marketplace," ungkap Andreant. Melalui proses perencanaan dan pengelolaan offline event, Sirclo berupaya untuk melenyapkan batasan antar-kanal agar aspek online dan offline dari bisnis Eigerindo dapat bersinergi.

Brian menambahkan, "Masyarakat Indonesia semakin bergantung pada internet untuk mendapatkan informasi dan akan lebih percaya kepada brand yang memiliki presensi online yang baik. Bila brand tidak memiliki presensi online, maka penjualan offline pasti akan terganggu. Tantangan ini bisa diatasi menggunakan jasa e-commerce enabler yang kami tawarkan."

Selain Eigerindo, layanan e-commerce enabler komprehensif dari Sirclo telah dipercaya oleh 40 klien yang memayungi lebih dari 200 brand besar berskala nasional maupun internasional. Menurut data tahun 2019, Sirclo memfasilitasi peningkatan jumlah pesanan sebanyak 64% dan kenaikan transaksi ritel online sebesar 59% dari tahun sebelumnya.



Simak Video "Cara Xiaomi Jaga Stabilitas Pasar saat Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)