Rugi, Pioneer Terus Rumahkan Karyawan
- detikInet
Jakarta -
Produsen elektronik Pioneer Corp. akan 'pensiun muda'-kan lagi karyawannya secara massal. Hal tersebut dilakukan karena perusahaan asal Jepang itu terus merugi.Koran harian The Nihon Keizai sebelumnya melaporkan Pioneer akan mengistirahatkan 600 karyawannya di Jepang. Jumlah tersebut hanya sebesar 1,8 persen dari seluruh pekerja Pioneer. Mereka akan memfokuskan diri pada sistem home theatre dan value-added businesses lain.Kabar tersebut belum dikonfirmasi oleh Pioneer. Pada Maret 2005 Pioneer merumahkan 2.000 karyawan, kebanyakan yang berada di luar Jepang. Dengan kabar restrukturisasi perusahaan ini, nilai saham Pioneer meningkat lebih dari 3 persen. Saham Pioneer ditutup sebesar 2,58 persen pada 1.711 yen (1 Yen = Rp 82,55 Sumber :detik.com), di atas rata-rata indeks saham Nikkei sebesar 1,92 persen."Saya berpikir saham Pioneer akan semakin mencuat dengan didukung pengumuman rencana restrukturisasi perusahaan," ujar analis UBS Fumio Osanai seperti dikutip detikinet dari Reuters Senin (5/12/2005).Menurut perusahaan riset DisplaySearch, Pioneer hanya berhasil mendapatkan 5,1 persen pangsa pasar TV plasma pada bulan Juli hingga September. Pada periode yang sama tahun lalu, mereka berhasil mendapatkan 6,9 persen .Pada bulan Oktober, Pioneer memprediksi kerugian akan mencapai sebesar 24 miliar Yen untuk Maret 2006. Padahal sebelumnya sempat diprediksi akan untung 1 miliar Yen. Kerugian tersebut membuat lengsernya Presiden dan pimpinan perusahaan tersebut.
(ien/)