Kamis, 06 Feb 2020 15:03 WIB

Mundur dari MWC 2020 Gegara Corona, Aksi LG Disesalkan

Virgina Maulita Putri - detikInet
GSMA Head of APAC GSMA, Julian Gorman (kedua dari kiri). Foto: Virgina Maulita Putri/detikinet
Jakarta -

Gelaran Mobile World Congress (MWC) 2020 di Barcelona, Spanyol ikut terancam wabah virus corona. Bahkan vendor besar seperti ZTE dan LG dikabarkan mundur dari perhelatan ini karena wabah tersebut.

GSMA selaku penyelenggara MWC 2020 pun menyesalkan pengunduran diri ini. Tapi, mereka berjanji event akan berjalan seperti rencana.

"Saya sudah dengar ada pengumuman dari LG dan itu sangat disayangkan. Sedangkan berita soal ZTE sepertinya tidak benar karena saya lihat di akun Twitter mereka, mereka tetap akan hadir," kata Head of APAC GSMA, Julian Gorman saat ditemui di Jakarta, Kamis (6/2/2020).

ZTE memang sebelumnya diberitakan akan membatalkan kehadirannya di MWC 2020 karena tertunda masalah visa. Tapi lewat akun Twitter resminya, vendor asal China ini merilis keterangan yang mengatakan bahwa mereka akan tetap hadir di MWC 2020 untuk memamerkan perangkat 5G.

Untuk memastikan keselamatan dan kesehatan vendor dan pengunjung, GSMA pun telah bekerjasama dengan pemerintah Barcelona, WHO dan otoritas lainnya. Mereka juga telah menerapkan beberapa kebijakan pembersihan dan desinfeksi secara rutin, membagikan masker, menyediakan tim medis di lokasi dan kampanye untuk meningkatkan kesadaran atas kebersihan pribadi.

Selain itu, GSMA juga menyarankan vendor dan pengunjung untuk rajin mencuci tangan. Mikrofon yang digunakan pembicara juga akan sering dibersihkan, dan kebijakan untuk tidak berjabat tangan juga diterapkan.

Sejauh ini, Gorman mengatakan respon dari vendor dan pengunjung MWC 2020 tetap positif. Pihaknya juga melihat jumlah kunjungan masih besar dan tidak terlihat dampak yang begitu signifikan.

"Ini adalah event telekomunikasi terbesar di dunia dan merupakan bagian penting di kalender industri telekomunikasi global," kata Gorman.

"Kita tentu terus memperhatikan perkembangan dari virus corona, tapi event akan terus berjalan dan kami memperkirakan event yang besar seperti biasa," pungkasnya.



Simak Video "Tembus 1.800 Orang Tewas Akibat Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fyk)