Rabu, 22 Jan 2020 22:11 WIB

Windows 7 Bikin Duit Pemerintah Jerman Amblas Rp 12 Miliar

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Getty Images
Jakarta -

Pemerintah Jerman harus mengeluarkan uang sebanyak 800 ribu euro karena tak memperbarui sistem operasi di kantor pemerintahannya menjadi Windows 10.

Ada sekitar 33 ribu PC di kantor pemerintahan Jerman yang saat ini masih menjalankan Windows 7. Alhasil Pemerintah Jerman harus membayar 800 ribu euro atau sekitar Rp 12,1 miliar ke Microsoft untuk mendapat dukungan perlindungan keamanan di setiap PC tersebut.

Biaya ini harus mereka bayarkan karena Microsoft sudah menghentikan dukungannya terhadap Windows 7 pada awal 2020 ini. Jadi sistem operasi tersebut tak lagi mendapat pembaruan keamanan dan pembaruan lainnya dari Microsoft.

Untungnya Microsoft masih memberikan kesempatan bagi pengguna Windows 7 Enterprise yang belum memperbarui OS-nya ke Windows 10. Kesempatan itu dalam bentuk Extended Security Updates, yang biayanya sekitar USD 25 untuk setiap PC pada tahun pertama, dan meningkat menjadi USD 50 pada 2021, lalu menjadi USD 100 pada 2022.

Biaya tersebut bakal meningkat dua kali lipat lebih mahal untuk pengguna Windows 7 Pro, yaitu USD 50, USD 100, dan USD 200 berturut-turut untuk tahun 2020, 2021, dan 2022. Meski sebenarnya biaya ini masih bisa dinegosiasikan tergantung jumlah perangkat yang dipakai oleh perusahaan atau pemerintahan bersangkutan.

Pemerintah Jerman sendiri sebenarnya sudah mulai memperbarui perangkat PC di kantor pemerintahannya ke Windows 10. Namun prosesnya belum sempat selesai saat Microsoft sudah menghentikan dukungannya ke Windows 10, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Rabu (22/1/2020).



Simak Video " Dihajar Corona, Saham Microsoft Bonyok"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)