Minggu, 08 Des 2019 11:29 WIB

Ponsel 5G Jadi Juru Selamat Saat Pasar Premium Anjlok

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: (Counterpoint)
Jakarta - Penjualan global smartphone premium pada kuartal ketiga 2019 dilaporkan menurun 7% dari tahun ke tahun (YoY). Kendati begitu, anjloknya segmen tersebut bisa terselamatkan berkat keberadaan ponsel 5G.

Menurut Counterpoint Research, seperti dilihat Minggu (8/12/2019) ponsel 5G berkontribusi sebesar 5% dari semua pengiriman smartphone premium ke pasar global.

Bila berbicara pangsa pasar perangkat 5G, maka brand keluaran Samsung merajai sebesar 74%. Setelah itu, diikuti merek seperti LG dengan 11% dan Vivo dengan 5%.

Adapun Galaxy S10 5G jadi model terlaris, di mana meraih lebih dari sepertiga dari total penjualan semua perangkat 5G.

Counterpoint Research menyebutkan bahwa pasar di China, Korea Selatan, dan Amerika Utara turut membantu adopsi 5G yang merupakan layanan jenis baru di pasaran.

Bila dilihat dari sisi penguasa pasar ponsel premium di dunia, maka Apple masih berada di posisi pertama dengan market share 52%, padahal vendor asal Cupertino, AS, itu belum merilis ponsel 5G.

Kemudian, Samsung menduduki runner up dengan pangsa pasar 25%, Huawei 12%, OnePlus 2%, LG 2%, dan lainnya sebanyak 8%.

Counterpoint Research mengatakan adopsi 5G ke depannya akan memainkan peran kunci terhadap pertumbuhan segmen ponsel premium serta pasar smartphone global secara keseluruhan.

Apple dirumorkan baru merilis ponsel 5G pada tahun 2020. Sejumlah pabrikan China juga berencana untuk mengeluarkan ponsel 5G yang harganya ramah kantong konsumen, sekitar USD 400.

Ponsel 5G Jadi Juru Selamat Saat Pasar Premium Anjlok


Simak Video "Corona Bisa Buat Indonesia Krisis Ponsel!"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)