Kamis, 07 Nov 2019 14:42 WIB

Berubah Jadi GrabKios, Apa yang Berbeda dari Kudo?

Angga Laraspati - detikInet
Foto: Angga Laraspati/detikcom Foto: Angga Laraspati/detikcom
Jakarta - Bergabung dengan Grab pada 2017, Kudo mengumumkan perubahan Kios Kudo menjadi GrabKios. Ini menandai integrasi yang semakin kuat antara Kudo dengan Grab. Lantas adakah perbedaan setelah adanya rebranding ini?

Head of GrabKios, Agung Nugroho menjelaskan tak ada yang berubah dari layanan dan fasilitas. Rebranding ini hanya mengubah nama dan tampilannya saja.

"Buat perubahan tidak ada ya, cuma berubah saja namanya dan warnanya. Selebihnya tidak ada yang berubah," ujar Agung di Jakarta, Kamis (7/11/2019).


Agung menjelaskan alasan dibuatnya warung online ini. Ia mengatakan warung memiliki 3 kesulitan yang sering ditemui. Dari situlah GrabKios memberdayakan mereka lewat teknologi yang diberikan untuk memajukan warung-warung yang ada di Indonesia.

"Warung itu punya 3 kesulitan, yang pertama warung itu ingin biaya operasionalnya rendah. Kedua warung ingin akses untuk modal itu gampang, ketiga mereka ingin mengembangkan usaha mereka," ungkap Agung.

GrabKios memberdayakan warung-warung di Indonesia dengan memperluas jaringan dan membantu menambah penghasilan. Misalnya saja pengisian pulsa, pembayaran beragam tagihan, dan tiket perjalanan serta layanan pengiriman uang dan registrasi mitra pengemudi Grab.


Grab pun menghadirkan peluang usaha tambahan lain, di antaranya pengantaran paket, fitur tabungan emas, dan asuransi mikro.

Grab juga menyediakan akses terhadap modal usaha, layanan keuangan serta membantu warung untuk meningkatkan usahanya. Di samping itu, mengurangi biaya usaha warung-warung.

Simak Video "GrabKios Diresmikan, Menteri Koperasi: Semoga Warung Bisa Bersaing"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/fay)