Minggu, 03 Nov 2019 19:01 WIB

China Punya Startup Unicorn Terbanyak, Indonesia Ranking Berapa?

Fino Yurio Kristo - detikInet
Ilustrasi. Foto: Oli Scarff/Getty Images Ilustrasi. Foto: Oli Scarff/Getty Images
Beijing - China kini memiliki konsentrasi terbesar startup unicorn, melebihi Amerika Serikat. Unicorn adalah sebutan untuk startup yang valuasinya sudah tembus USD 1 miliar.

Dari 494 startup unicorn yang berdiri sejak tahun 2000-an dan belum berjualan di bursa saham, 206 di antaranya berasal dari China dan 203 dari Amerika Serikat. Begitu hasil laporan tahunan Hurun Global Unicorn List 2019.

"China dan Amerika Serikat mendominasi dengan lebih dari 80% startup unicorn dunia, meski hanya mencakup separuh GPD dunia dan seperempat populasi dunia," kata Rupert Hoogewerf, chairman Hurun Report.


"Bagian dunia lain harus bangun untuk menciptakan lingkungan yang bisa membantu menyuburkan unicorn," cetusnya, dikutip detikINET dari South China Morning Post.

Startup unicorn berlokasi di 24 negara di 118 kota dengan nilai total USD 1,7 triliun. India berada di ranking ketiga dengan 21, diikuti Inggris dengan 13 dan Jerman memiliki 7 startup unicorn.

Indonesia sendiri boleh berbangga karena dalam daftar Hurun ini ada di ranking 8 dengan 4 unicorn. Keempat unicorn itu pastinya adalah Gojek, Bukalapak, Traveloka dan Tokopedia. Jumlah unicorn Indonesia sama dengan Prancis dan Brasil.

Unicorn dengan valuasi terbesar dalam daftar ini adalah Ant Financial Services, ByteDance dan Didi Chuxing, semuanya berbasis di China. Adapun kota Beijing punya paling banyak unicorn dengan 82, diikuti San Francisco dengan 55 dan Shanghai sebagai markas 47 startup unicorn.



Simak Video "Menkominfo Sebut Startup Pendidikan Sebagai Calon Kuat ''The Next Unicorn''"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)