Selasa, 15 Okt 2019 09:44 WIB

Gelombang PHK Masih Berlanjut di Pelopor Taksi Online

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kantor Uber di San Francisco. Foto: SFChronicle Kantor Uber di San Francisco. Foto: SFChronicle
San Francisco - Uber yang dikenal sebagai pelopor taksi online kembali melakukan PHK, kali ini pada 350 karyawannya. Ini adalah ketiga kalinya tahun ini Uber melakukan efisiensi pegawai.

Total sudah ada 1.185 pegawai dari berbagai divisi yang terimbas dalam gelombang PHK tersebut. CEO Uber Dara Khosrowshahi menyatakan dia berharap ini adalah terakhir kalinya pihaknya menggelar PHK.

"Saat seperti hari ini adalah sesuatu yang berat bagi kita semua. Tim eksekutif dan saya akan melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan bahwa kita tidak perlu lagi mengalami hari semacam ini di masa mendatang," tulisnya dalam email ke para karyawan.


Pada PHK kali ini, karyawan yang terdampak berasal dari divisi mobil otomatis, platform rider global, marketing, rekrutmen dan Uber Eats. Pada dua PHK sebelumnya, divisi yang tertimpa adalah engineering, produk dan tim marketing.

Uber sedang berupaya memperbaiki kondisi keuangannya yang terus merugi dan juga menurunnya harga saham semenjak debut IPO Mei silam. Belum lagi beberapa eksekutif kunci seperti Chief Marketing Oficer dan Chief Operating Officer mengundurkan diri.

Selain PHK, sebagian karyawan Uber juga direlokasi. Sebelumnya Dara menilai beberapa tim di Uber berlebihan jumlahnya sehingga hasil pekerjaan jadi kurang optimal.

"Perubahan sulit tapi penting ini untuk memastikan kita memiliki orang di peran dan lokasi yang tepat," sebutr Dara, dikutip detikINET dari Cnet.



Gelombang PHK Masih Berlanjut di Pelopor Taksi Online


Simak Video "Mayat di Tol Pandaan Terkuak, Ternyata Driver Taksi Online yang Dirampok"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)