Jumat, 04 Okt 2019 12:27 WIB

NTT Communications dan Dimension Data Melebur Jadi NTT

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Dok. NTT Communication Foto: Dok. NTT Communication
Jakarta - NTT Communications, dan PT. Dimension Data Indonesia, bergabung dengan 28 perusahaan lain di lebih 70 negara di seluruh dunia, dengan berubah nama brand menjadi NTT, sebuah perusahaan layanan teknologi global dengan nilai mencapai USD 11 miliar.

Peleburan itu juga diikuti dengan pengangkatan Hendra Lesmana sebagai CEO, Indonesia untuk bisnis NTT Ltd yang sebelumnya bernama Dimension Data Indonesia, dan Mizuho Tada sebagai Presiden Direktur untuk PT. NTT Indonesia yang menawarkan layanan infrastruktur ICT dan bisnis pusat data NTT yang ada di Indonesia.

Kedua pemimpin akan bertanggung jawab untuk memastikan pencapaian target yang ambisius dari NTT Ltd. dan klien-kliennya. Kedua pemimpin yang ditunjuk tersebut akan bertanggung-jawab kepada Kepala Sub-Wilayah untuk ASEAN, yakni Kim-Meng Png.

Berbasis di Singapura, Png akan bertanggung jawab atas pengembangan strategis dan operasional perusahaan di Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, Vietnam, Cambodia, Laos, Myanmar dan Filipina,. Ia bertanggung-jawab kepada John Lombard, sebagai Chief Executive Officer (CEO) Asia Pasifik untuk NTT Ltd.

Ketika diluncurkan pada 1 Juli 2019, NTT Ltd. menyatukan 40.000 orang dari 28 perusahaan, termasuk Dimension Data, DTSI, Emerio, NTT Communications, NTT Security, dan Training Partners menjadi satu perusahaan. NTT Ltd. yang telah bermitra dengan lebih dari 10.000 klien di seluruh dunia, termasuk organisasi-organisasi terkemuka di sektor-sektor jasa keuangan, farmasi, telekomunikasi, energi & utilitas, manufaktur, otomotif dan teknologi.

Dalam perubahan brand menjadi NTT, NTT di Indonesia akan dapat menawarkan kepada kliennya berbagai ragam keahlian dan kemampuan yang terdepan di berbagai macam teknologi.

Perusahaan lain yang telah bergabung membentuk NTT Ltd. hari ini termasuk Arkadin, CAPSiDE, DPA, DTSI Group, Emerio, e-shelter, Euricom, e2y, Global IP Network (GIN), Gyron, Netmagic Solutions, NTT Communications Cloud Infrastructure Services ( NTT Com CIS), NTT Communications Managed Services, NTT Global Networks, Nexcenter NTT Indonesia (NTTI Nexcenter), NTT i3, Oakton, RagingWire, Secure-24, SQL Services, Symmetry, Training Partners, Transatel, Viiew dan WhiteHat Security.

"Merupakan suatu kehormatan untuk terus memimpin bisnis NTT Ltd. di Indonesia ke era baru yang menarik ini. NTT adalah brand yang hebat, sangat dihormati - dan sedang melakukan hal-hal yang luar biasa untuk klien-klien dan masyarakat pada umumnya. Kami senang, mulai hari ini, kami menawarkan klien-klien lokal dengan akses brand NTT pada keragaman keahlian dan luasnya cakupan kemampuan mereka," Mizuho Tada menambahkan.

"Indonesia adalah pasar yang sangat penting bagi NTT. Kami berkomitmen untuk menumbuhkan pasar infrastruktur dan layanan TIK di Indonesia, serta menyediakan transfer teknologi inovatif ke bisnis-bisnis di Indonesia. Bersama-sama kita melakukan hal-hal besar," ujar Hendra Lesmana dalam keterangan yang diterima detikINET.

Simak Video "Prabowo Merapat ke Jokowi Turunkan Tensi Kubu saat Pilpres"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)