Kamis, 03 Okt 2019 12:58 WIB

Kelakuan Pendiri Bikin Startup Rp 667 Triliun Terancam Ambruk

Fino Yurio Kristo - detikInet
Halaman 1 dari 2
Adam Neumann. Foto: Reuters Adam Neumann. Foto: Reuters
Jakarta - Kejatuhan startup WeWork kabarnya banyak disebabkan oleh kelakuan mantan CEO dan pendirinya, Adam Neumann. Adam yang baru saja mengundurkan diri itu memang banyak bertingkah 'gila'.

WeWork yang valuasinya pernah bernilai USD 47 miliar atau di kisaran Rp 667 triliun, didirikan oleh Adam dan koleganya pada tahun 2010. Mereka bergerak dalam bidang real estate komersial, menyediakan ruang kerja bagi startup teknologi baik fisik maupun virtual.

Kepribadiannya yang menyenangkan turut membantu WeWork bersinar di mata investor. Raksasa telekomunikasi asal Jepang, Softbank, pun terpikat dan menjadi penyokong utama WeWork. Dana yang mereka kucurkan mencapai lebih dari USD 10 miliar.


Konon, besaran uang itu pula yang membuat Adam terlena. Dia hidup glamor, gemar berpesta, menghisap mariyuana di pesawat pribadi, meeting dengan minuman beralkohol dan tingkah minus lain.

Pesawat pribadi yang dibeli perusahaan kebanyakan eksklusif digunakan olehnya dan keluarga. Perusahaan pun kadang boros soal makanan yang diberikan gratis pada karyawan.

Rumah mewah Adam bertebaran di berbagai tempat. Salah satunya di San Francisco yang harganya ditaksir USD 21 juta.

Ia menentukan penuh arah perusahaan dan kadang mengutarakan ide gila, misalnya pernah ingin membangun WeWork di planet Mars. Beberapa karyawan mengutarakan sikapnya yang kurang menyenangkan, misalnya harus menunggu berjam-jam untuk menemuinya.

(ke halaman selajutnya) (fyk/fyk)