Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Tak Jago Tangkal Virus
Perusahaan Antivirus Tanggapi Kesan Tak Becus
Tak Jago Tangkal Virus

Perusahaan Antivirus Tanggapi Kesan Tak Becus


- detikInet

Jakarta - Periset bidang keamanan Andrey Bayora, memaparkan temuannya akan sejumlah antivirus yang ternyata tak becus menangkal virus. Sejumlah perusahaan antivirus kenamaan masuk dalam daftar 'tak becus'. Bagaimana reaksi pembuat antivirus?Kelemahan tersebut ditemui pada sejumlah antivirus, termasuk software dari Trend Micro, McAfee, Computer Associates dan Kaspersky Lab, demikian ungkap Bayora, yang juga memajang temuannya di situsnya.Menurut Bayora, hanya dengan menambahkan sejumlah data pada file, penyerang bisa mengelabui software pendeteksi virus. Dengan begitu, virus yang dibuatnya pun bisa lolos. Tapi dalam kasus ini, apa yang disebut Bayora sebagai kelemahan software antivirus, kalangan industri melihat hal itu hanya berlaku pada software antivirus yang perlindungannya berbasis 'signature'."Itu bukanlah kelemahan keamanan sesungguhnya, mengingat cara kerja software antivirus adalah: jika seseorang membuat sebuah malware baru, industri antivirus akan membuat 'signature' baru untuk itu," kata Andreas Marx, pakar software antivirus dari University of Magdeburg di Jerman. "Cara ini selalu meninggalkan kesenjangan proses deteksi dan proteksi," imbuhnya.'Signature' dalam software antivirus tak ubah seperti kamus dari virus-virus yang dikenalinya. Proses pemindaian virus sebenarnya mencocokkan virus yang ditemuinya dengan yang ada di kamus. Jika ada serangan baru mengancam, sebuah 'signature' akan ditambahkan.Bayora sejatinya membuat sebuah varian virus, kata Ken Williams, perwakilan dari Computer Associates. "Memodifikasi sebuah virus pada titik yang tidak dapat dideteksi, tidak dapat dikategorikan sebagai kelemahan," paparnya.Namun begitu, Kaspersky dan Trend Micro menilai 'Magic Byte' benar-benar sebagai kelemahan software dan menawarkan update untuk memperbaikinya."Program tambalan untuk produk yang memiliki kelemahan tengah diuji coba, dan sudah bisa dipakai dalam waktu seminggu," kata Kaspersky menanggapi temuan Bayora. Trend Micro juga sudah mengatasi titik yang berpotensi jadi kelemahan pada antivirus versi terbarunya. Perusahaan mengatakan, masalah yang ada pada produknya hanya terbatas pada tipe file virus tertentu. Yang mana itu akan diblok pada sistem e-mail di perusahaan-perusahaan pada umumnya, dan tidak dieksekusi secara manual. Sementara itu, perusahaan antivirus McAfee tidak berkomentar apa-apa mengenai masalah ini. Demikian seperti dikutip detikinet, Selasa (1/11/2005) dari CnetNews.com. (ketepi/)





Hide Ads