Seluler dan SLI Dongkrak Laba Telkom
- detikInet
Jakarta -
Kontribusi seluler kini menjadi andalan pendapatan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom). Sampai triwulan III-2005 perolehan seluler melonjak 29,23 persen yang berimbas pada naiknya laba bersih sebesar 19 persen.Secara keseluruhan pendapatan Telkom sampai triwulan III-2005 sebesar Rp 30,153 triliun atau naik 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 25,095 triliun. Rata-rata divisi mengalami kenaikan kecuali pendapatan telepon tetap, kerja sama operasi (KSO) dan jaringan. Pendapatan Telkom terbesar berasal dari seluler yang mencapai Rp 9,937 triliun naik 29,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 7,689 triliun. Sedangkan pendapatan telepon tidak bergerak turun tipis menjadi Rp 8,313 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 8,351 triliun.Pendapatan interkoneksi mencapai Rp 5,466 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 4,314 triliun. Data dan internet mencapai Rp 4,857 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 3,357 triliun. Pendapatan KSO Rp 479,839 miliar lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 481,545 miliar. Begitu pula dengan pendapatan jaringan Rp 425,256 miliar yang lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 468,479 miliar.Sementara pendapatan internasional (SLI) mengalami lonjakan yang signifikan sebesar 420 persen menjadi Rp 280,227 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 53,886 miliar. Pendapatan jasa telekomunikasi lainnya Rp 219,451 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 249,811 miliar. Sedangkan pendapatan pola bagi hasil Rp 174,645 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 128,134 miliar. Laba bersih yang dibukukan sampai triwulan I-2005 sebesar Rp 5,781 triliun atau naik 19 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 4,855 triliun. Akibatnya laba bersih per saham naik menjadi Rp 286,79 per saham dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 240,85 per saham. Laba usaha yang diperoleh perseroan juga naik 19,63 persen menjadi Rp 12,794 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 10,694 triliun. Komposisi kepemilikan saham Telkom adalah pemerintah sebesar 51,19 persen dan publik 48,81 persen. Saham publik tersebut 46,15 persen dikuasai investor asing dan 2,66 persen pemodal lokal.
(wicak/)