Dengan Robson, Intel Pangkas Boot Time PC
- detikInet
Jakarta -
Intel menghadirkan sebuah teknologi masa depan yang dijuluki dengan 'Robson'. Sedianya,teknologi ini bisa memangkas boot time personal computer (PC) yang dinilai menjengkelkan. Seperti apa?Intel menghadirkan sebuah teknologi masa depan pada chip besutannya. Teknologi itu dijuluki dengan 'Robson'. Teknologi terkait telah dipamerkan pada acara Intel Developer Forum di Taipei.Sedianya, Robson bisa memangkas boot time PC yang menjengkelkan. Tak hanya itu, dengan teknologi ini sebuah PC bisa mengambil data dan mematikan aplikasi sebuah add-in kartu flash memory dan software Intel, ketimbang dari hard disk PC.Untuk diketahui saja, flash bereaksi lebih cepat ketimbang hard drive. Dengan begitu, Robson bisa memangkas waktu yang dibutuhkan untuk membuka sebuah aplikasi. CNET yang dikutip detikinet Selasa (18/10/2005) melansir, kemungkinan besar pengguna notebook bisa memiliki umur baterai yang lebih lama karena hard drive--yang digerakkan oleh motor--tidak perlu bekerja keras.Seberapa hemat waktu yang dibutuhkan, belum bisa diketahui. Pasalnya, seorang wakil Intel belum bersedia memberikan rincian perbandingan boot time. Dia hanya mengatakan bahwa Robson akan memangkas banyak waktu saat tombol 'on' pada PC ditekan hingga PC beroperasi, yakni dari keadaan tidur ke keadaan aktif, hingga saat menjalankan sebuah aplikasi.Pihaknya juga tidak mengatakan apakah pemasaran Robson kemungkinan akan ditunda di toko-toko.Sebagai informasi, Robson card terdiri dari memory berkapasitas 64MB hingga 4GB. Semakin tinggi kapasitas memory, maka kian banyak data atau jumlah aplikasi yang bisa dilakukan dengan Robson.Semakin banyak fitur yang ada pada chip, semakin banyak pula yang bisa dijalankan dengan cepat. Ini karena flash bergerak lebih dalam di PC dan alat lain, sehingga menghemat biaya dan densiti data meningkat.Awal tahun ini, Samsung dan Microsoft juga telah memamerkan prototipe hard drive dengan sebuah chip flash memory internal berkapasitas 1GB. Sedianya produk ini juga bisa memangkas pemakaian tenaga. Pada prototipe itu, data yang masuk--seperti tulisan, foto, lagu dan semacamnya--akan disalin ke chip flash memory.Sembari mengembangkan software untuk Robson, Intel memanfaatkan chip dari luar. Robson mengandalkan flash memory NAND yang diproduksi oleh Samsung, Toshiba dan yang lainnya. Intel membuat flash memory NOR, yang tidak akan digunakan pada fungsi read-write-erase seperti ini.
(ien/)