Sabtu, 13 Jul 2019 07:40 WIB

Penyuplai Layar iPhone dari Jepang Dapat Perpanjangan Nyawa

Anggoro Suryo Jati - detikInet
iPhone 6 yang pakai panel LCD dari Japan Display. (Foto: Getty Images) iPhone 6 yang pakai panel LCD dari Japan Display. (Foto: Getty Images)
Jakarta - Japan Display, yang tengah kesulitan keuangan karena Apple tak lagi menggunakan panel LCD, kini mendapat perpanjangan nyawa setelah mendapat bailout alias dana talangan.

Penyelamatnya adalah perusahaan investasi asal China bernama Harvest Group yang menambahkan suntikan dana terhadap perusahaan asal Jepang tersebut. Harvest Group yang sebelumnya menyuntikkan dana USD 738 juta bakal menambah suntikan dana yang tak disebut jumlahnya.

Sebelumnya, Japan Display juga mendapat investasi sebesar USD 100 juta dari seorang kliennya. Seorang sumber menyebut pelanggan yang dimaksud adalah Apple. Demikian dikutip detikINET dari Reuters.




Kondisi keuangan yang merosot ini disebabkan oleh Apple, salah satu pelanggan Japan Display, yang tak lagi menggunakan panel LCD di iPhone. Padahal Apple adalah sumber pemasukan utama Japan Display, dengan kontribusi mencapai 60% pada tahun finansial Japan Display sebelumnya.

Untuk menyelamatkan Japan Display, Harvest Group membuat sebuah konsorsium. Namun sebuah perusahaan pembuat layar asal Taiwan bernama TPK Holding dan sebuah perusahaan finansial bernama CGL Group mengundurkan diri dari konsorsium ini pada Juni lalu.

Menurut Japan Display, ada juga sebuah perusahaan investasi asal Hong Kong bernama Oasis Management yang menawarkan suntikan dana untuk mengatasi masalah keuangan Japan Display. Perusahaan tersebut saat ini pun sudah berada dalam konsorsium bailout yang dipimpin oleh Harvest Group.





(asj/krs)