Senin, 08 Jul 2019 13:41 WIB

12 Alasan India Bakal Jadi 'Raksasa' Dunia

Rachmatunnisa - detikInet
Halaman 1 dari 2
Foto: via Brainberries Foto: via Brainberries
Jakarta - Berdasarkan riset terbaru yang dipublikasikan Harvard University, India berada di urutan teratas negara dengan pertumbuhan tercepat untuk dekade mendatang.

Pertumbuhan India berada di angka 7,9% per tahun, dalam proyeksi pertumbuhan kompleksitas ekonomi. Laporan ini mengindikasikan bahwa India memiliki banyak peluang yang belum dimanfaatkan di berbagai industri, serta mendorong pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja.

Dengan pertumbuhan ekonomi dan kemajuan ilmu pengetahuan India yang berkelanjutan, negara ini dinilai berada di jalur yang tepat untuk menjadi negara paling kuat di dunia.

Berikut ini adalah 12 alasan mengapa India diprediksi menjadi 'raksasa' dunia berikutnya dan akan memimpin di 2025, seperti dikutip dari Brainberries, Senin (8/7/2019).

12 Alasan India bakal Jadi 'Raksasa' Dunia Foto: via Brainberries


Pertumbuhan Ekonomi

India diprediksi menjadi ekonomi terbesar kedua di dunia, melampaui Amerika Serikat. Saat ini, India memiliki ekonomi senilai USD 2,6 triliun, dan menurut sekretaris urusan ekonomi India Subhash Chandra Garg, angka ini akan meningkat sebesar USD 5 triliun pada 2025.

India pun mencatat pertumbuhan PDB yang tinggi dalam dua dekade, yang telah mencatatkan peningkatan pendapatan per kapita.

CEO Google Sundar Pichai bertemu dengan PM India Narendra Modi.CEO Google Sundar Pichai bertemu dengan PM India Narendra Modi. Foto: Istimewa


Sains dan Teknologi

India membuat kemajuan signifikan di sektor sains dan teknologi. Seiring digitalisasi terus tumbuh, India membuat kemajuan besar dalam blok chain, 3D painting, machine learning dan robotika.

Sekitar USD 150 juta diinvestasikan India untuk sektor kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), karena India memang menargetkan menjadi raksasa AI di masa depan.

Jangan lupa, beberapa perusahaan teknologi dunia saat ini dipimpin orang-orang berdarah India. Yang paling dikenal tentu saja CEO Google Sundar Pichai dan CEO Microsoft Satya Nadella yang mengharumkan nama India. Di ranah teknologi, orang-orang India dikenal berotak encer dan ulet sehingga banyak menempati posisi penting di perusahaan kelas dunia.


12 Alasan India bakal Jadi 'Raksasa' Dunia Foto: via Brainberries


Diplomasi

India mampu mempertahankan posisi diplomatik yang kuat. Negara ini tidak terlibat dalam konflik internasional besar apa pun, dan mempertahankan hubungan damai dengan sebagian besar negara, serta dengan negara-negara kuat seperti Uni Eropa, Jepang, Rusia, dan AS.

12 Alasan India bakal Jadi 'Raksasa' Dunia Foto: via Brainberries


Demokrasi

Salah satu kekuatan utama India adalah, bahwa negara ini berwujud Republik yang demokratis. Berbeda dengan China yang juga dipandang potensial menjadi raksasa, meski China pun menunjukkan kemajuan dalam teknologi dan ekonomi, Negeri Tirai Bambu ini tidak memberikan warganya kebebasan berbicara dan berekspresi.

Sebaliknya di India, negara dengan demokrasi kondusif dengan pemerintahan yang sehat, menjadi salah satu penyokong penting dalam mendukung perkembangan ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi.

12 Alasan India bakal Jadi 'Raksasa' Dunia Foto: via Brainberries


Kekuatan Militer

India memiliki salah satu kekuatan militer paling kuat di dunia. Negara ini memiliki anggaran pertahanan yang besar, dan memiliki akses ke teknologi militer global yang paling canggih. India juga dapat membeli barang-barang militer dari Rusia, Eropa, Israel, dan AS.

12 Alasan India bakal Jadi 'Raksasa' Dunia Foto: via Brainberries


Populasi

India adalah negara dengan populasi terbesar kedua di dunia, dan sebanyak 65% penduduknya berusia di 35 tahun. Karenanya, India memiliki tenaga kerja paling aktif yang akan mendorong perubahan dalam dua hingga tiga dekade mendatang.

Tenaga kerja muda akan meningkatkan persaingan untuk mendapatkan pekerjaan, dan karenanya bisa meningkatkan laba bisnis dengan biaya tenaga kerja rendah.


(rns/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed