Kamis, 14 Mar 2019 19:00 WIB

Erajaya Rambah Pasar Software, Akan Jualan Produk WPS Office

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET
Jakarta - Erajaya berusaha memperluas bidang usahanya melalui kerja sama dengan WPS Office. Itu merupakan salah satu penyedia software office, sebagaimana Microsoft Office.

Dalam kerja sama ini, nantinya Erajaya akan mempromosikan WPS Office di pasaran. Segmen yang disasar lebih ke arah enterprise.

Versi Bahasa Inggris dari WPS Office dengan lisensi seumur hidup akan dibanderol senilai Rp 1.499.000. Sedangkan lisensi tahunan dari software tersebut memiliki harga Rp 499.000. Kedua harga itu belum termasuk pajak.

"Di WPS ini kita menekankan value proposition, jadi harga untuk enterprise ini sangat kompetitif. Dia pilihan itu bisa menjadi opsi bagi perusahaan-perusahaan dalam memilih alternatif office lain," ujar Vice President WPS David Zhong saat ditemui dalam penandatanganan kontrak kerja sama dengan Erajaya.

Saat ini, WPS Office sendiri sudah diunduh lebih dari 2 miliar kali secara global, baik itu versi perseorangan maupun enterprise. Ia bisa digunakan pada perangkat berbasis Windows, Linux, Mac, hingga Android dan iOS.


Ada lebih dari 50 bahasa yang tersedia pada office suite dengan empat komponen itu, yakni Writer, Presentation, Spreadsheet, Dan PDF Converter. Berbeda dengan Microsoft, empat aspek tersebut tergabung dalam satu aplikasi, tidak dipecah satu per satu. Ke depannya, WPS Office juga akan menyediakan pilihan Bahasa Indonesia.

"WPS sedang berupaya keras dalam research dan development untuk melokalisasikan produk WPS dalam Bahasa Indonesia dan solusi berbasis cloud yang akan dihadirkan pada tahun ini dengan versi terbaru yaitu WPS Office 2019," tutur David.

Sedangkan pihak Erajaya, yang diwakili Hasan Aula selaku CEO, melihat kerja sama ini sebagai sebuah peluang. Hal tersebut lantaran masih banyak UMKM yang belum mampu untuk membeli office suite.

"WPS memberikan solusi bagi mereka untuk menggunakan software secara legal. Untuk perusahaan yang tidak terlalu banyak karyawan ya ini juga jadi pilihan yang bagus karena bisa menekan budget," pungkasnya.


(mon/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed