Kamis, 28 Feb 2019 10:05 WIB

Startup Decacorn Langka, Grab Ternyata Salah Satunya

Fino Yurio Kristo - detikInet
Driver Grab. Foto: Rifkianto Nugroho Driver Grab. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Istilah unicorn berarti startup yang telah memiliki valuasi sebesar USD 1 miliar. Tapi, ternyata masih ada dua 'tingkat' lagi status yang bisa dicapai oleh startup yang telah mencapai status unicorn, yaitu decacorn dan hectocorn.

Startup yang telah mencapai tingkat decacorn berarti punya valuasi setidaknya USD 10 miliar. Dari lebih dari 300 startup unicorn di dunia, masih sedikit yang telah naik tingkat menjadi decacorn. Status decacorn saat ini didominasi oleh startup dari Amerika Serikat.

Nah, ada beberapa startup decacorn di luar Negeri Paman Sam. Salah satunya ternyata adalah Grab. Grab sudah berstatus decacorn tertuang dalam riset Google-Temasek bertajuk e-Conomy SEA 2018 yang dipublikasikan 19 November 2018.




Menurut CNBC Indonesia, laporan tersebut menyatakan Asia tenggara kini memiliki sembilan unicorn, "diantara mereka Grab mengambil bagian terbesar [pengumpulan dana], dengan mengumpulkan lebih dari USD 6 miliar dan menjadi decacorn pertama di Asia Tenggara."

Meski belum sepenuhnya mencatatkan laba bersih, startup decacorn membuktikan model bisnis yang dikembangkan sudah mencatatkan pendapatan (revenue) yang baik. Hal inilah yang menjadi patokan investor dan membuat mereka mau menyuntikkan dana besar ke startup decacorn.


Video: Wow! Grab Resmi Jadi Decacorn Pertama di Asia Tenggara

[Gambas:Video 20detik]



Pada tahun 2018, manajemen Grab mengklaim telah memiliki pendapatan mencapai USD 1 miliar dari operasi di Asia Tenggara. Tahun ini targetnya pendapatan bisa tumbuh dua kali lipat.

"Tahun ini cukup luar biasa, kami mencatatkan pendapatan USD 1 miliar. Tahun depan kami ingin menggandakannya jadi USD 2 miliar," ujar Co-founder Hooi Ling Tan kepada wartawan di Jakarta belum lama ini.






Startup Decacorn Langka, Grab Ternyata Salah Satunya
(fyk/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed