Selasa, 26 Feb 2019 22:05 WIB

Rudiantara Beberkan Tiga Potensi Unicorn Berikutnya

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Menkominfo Rudiantara membeberkan potensi startup unicorn berikutnya dari Indonesia. (Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET) Menkominfo Rudiantara membeberkan potensi startup unicorn berikutnya dari Indonesia. (Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET)
Jakarta - Selain digadang-gadang bakal memiliki calon startup berstatus decacorn, Indonesia juga santer diberitakan bakal memiliki unicorn berikutnya. Hal tersebut pun diungkapkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara.

Dalam acara Forum Merdeka Barat (FMB) 9 di Kantor Kemenkominfo, ia membeberkan tiga sektor yang berpotensi melahirkan unicorn baru. Trio tersebut adalah pendidikan, kesehatan, dan gaya hidup.




"Potensi unicorn berikutnya itu satu dari pendidikan, edutech. Karena belanja APBN kita ini hampir Rp 500 triliun tahun ini. Masa kecipratan 2% aja nggak dapet," ujarnya

"Kedua healtech, kesehatan, karena 5% APBN kita untuk kesehatan. Ketiga yang berkaitan dengan lifestyle baru, terutama anak-anak indonesia itu (tertarik) leisure. Leisure kan macem-macem," katanya menambahkan.




Lantas, apa hubungannya APBN dengan bertumbuhnya startup di Indonesia? "Kalo belanja negara Rp 500 triliun, kan itu nggak dikantongin sendiri, nggak dimakan sendiri. Itu dibelanjakan ke swasta jadi ekonominya bergerak," tutur pria yang kerap disapa Chief RA itu menjelaskan.

Sejumlah nama sebelumnya sempat digadang-gadang bakal menyandang status sebagai unicorn. Beberapa di antaranya adalah JD.id dan Tiket.com.

Tonton video: Kata Rudiantara soal Investor Luar Tanam Modal di Unicorn Indonesia

[Gambas:Video 20detik]

(mon/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed