Jumat, 22 Feb 2019 15:28 WIB

KoinWorks Dapat Suntikan Dana Dari Quona Capital

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Tim Infografis Foto: Tim Infografis
Jakarta - KoinWorks, fintech peer-to-peer lending, mendapat suntikan dana dari Accion Frontier Inclusion Fund, yang dikelola oleh Quona Capital.

Meski tak mengungkap jumlah pendanaannya, ini adalah investasi pertama Quona Capital di Indonesia. Quona merupakan perusahaan modal ventura yang berfokus pada fintech yang berperan dalam meningkatkan inklusi keuangan di pasar yang sedang berkembang.

KoinWorks memiliki lebih dari 100.000 pendana pada platformnya dibandingkan dengan platform digital Peer-to-Peer (P2P) lending lainnya yang ada di Indonesia. KoinWorks telah menyalurkan hampir Rp 1 triliun (USD 70 juta) dalam bentuk pinjaman, sambil mempertahankan angka NPL (kredit macet) di bawah 0,5%, dengan memanfaatkan metode penilaian kredit pemilik.

Melalui inovasi, KoinWorks telah memberikan akses bagi puluhan ribu UMKM kepada produk pinjaman dan meningkatkan bisnis mereka, yang tidak hanya berdampak positif bagi UMKM itu sendiri tetapi juga perekonomian secara luas. KoinWorks telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Indonesia merupakan salah satu pasar fintech serta inklusi keuangan yang paling cepat. Kami memiliki komitmen yang kuat untuk Indonesia dan telah mempelajarinya selama beberapa tahun. Kami dengan sabar mencari responsible lender yang memiliki komitment yang kuat dalam memberdayakan UMKM. Kami sangat senang dapat bertemu dengan KoinWorks," ujar Ganesh Rengaswamy, Co-Founder & Partner di Quona Capital dalam keterangan yang diterima detikINET.

"Sebagai modal ventura dunia yang berfokus kepada inklusi keuangan, mereka mencari perusahaan yang selalu berusaha untuk memecahkan masalah bagi mereka yang tidak memiliki kualifikasi dan terlayani oleh produk keuangan yang ada. Kami merasa terhubung dengan visi yang sama dengan Quona," ujar Benedicto Haryono, CEO & Co-Founder KoinWorks.

Kolaborasi antara Quona dan KoinWorks didasari oleh keyakinan bahwa teknologi memiliki kekuatan dalam meningkatkan kualitas, akses serta keterjangkauan layanan keuangan bagi jutaan orang yang tidak terlayani dengan baik oleh layanan yang ada saat ini.

Di Indonesia, hingga 33% dari populasi tidak memiliki rekening bank dan hanya 26% dari total populasi yang dianggap terlayani dengan baik oleh lembaga keuangan. Hal ini memberikan peluang pasar yang cukup besar untuk ditangani oleh perusahaan seperti KoinWorks dan Quona. (asj/asj)