Nokia Berharap Penjualan Naik Hingga US$ 10,4 M
- detikInet
Jakarta -
Nokia mengharapkan adanya penjualan sebanyak US$ 10.3 miliar (US$ 1 = Rp 10.050 sumber :detik.com) hingga US$ 10.4 miliar pada kwartal ketiga yang berakhir pada tanggal 30 September. Naik dari perkiraan sebelumnya US$ 9,7 miliar hingga US$ 10 miliar.Nokia telah meningkatkan perkiraan pendapatannya, dengan menyebutkan adanya penjualan piranti bergerak lebih dari yang diharapkan serta stabilnya harga. Perusahaan mengharapkan adanya penjualan sebanyak US$ 10.3 miliar (US$ 1 = Rp 10.050 sumber :detik.com) hingga US$ 10.4 miliar dalam kuartal ketiga yang berakhir pada tanggal 30 September.Seperti dilansir Associated Press yang dikutip detikinet Jumat (16/9/2005), saham yang diperoleh akan menjadi 22 sen hingga 23 sen per saham pada periode tersebut, naik dari saham sebelumnya yang diperkirakan 21 sen. Di Helsinki, saham Nokia ditutup pada US$ 16,68 naik 3,8 persen. Hal ini disinyalir karena perusahaan tersebut mendapatkan permintaan besar pada sektor piranti bergerak dengan adanya kemunduran rata-rata harga penjualan handset."Direksi juga mengharapkan volume piranti bergerak Nokia akan berkembang lebih cepat daripada segmen pasar piranti lain selama kuartal tersebut," ujar salah seorang wakil dari Nokia. Lebih lanjut lagi pihaknya menambahkan, adanya penjualan yang lebih dari yang diharapkan selama dua bulan pertama kuartal tersebut serta pengendalian biaya yang baik sedianya akan membantu memperbaiki performa perusahaan.Jussi Hyoty, Chief Analis dari FIM Securities di Helsinki mengatakan pengumuman kokohnya harga telah mengejutkan pasar secara positif. "Karena stabilnya harga rata-rata, berarti perusahaan tidak perlu mengurangi harga handset. Dan pada pasar yang berkembang, seperti halnya di Eropa dan Amerika Serikat, semakin mahal model yang dijual, penjualan akan semakin baik," kata Hyoty.Setelah sempat melemah tahun 2004, penjulan Nokia melesat naik pada kuartal kedua dari lawan-lawan bisnisnya yang lebih kecil seperti Siemens AG di Jerman, Sony Ericsson dan Samsung Electronic Co. Ltd.Untuk diketahui saja, saham pasar global Nokia meningkat hingga 31,9 persen pada kuartal kedua naik dari 29,6 persen pada tahun sebelumnya. Menurut perusahaan peneliti teknologi Gartner Inc, meski naik hal ini tetap tidak mencapai target yang dipatok Nokia yaitu sebesar 40 persen. Chief Financial officer Nokia, Rick Simonson, mengatakan perusahaan akan terus berusaha memperoleh pangsa pasar terbanyak pada kuartal ketiga. Perusahaan tersebut juga memiliki penjualan yang baik di Eropa sebagai pengganti kerugian di Amerika Latin, dimana rata-rata harga handsetnya dipatok sangat murah.Selain daripada itu, Nokia berencana untuk melaporkan hasil kuartal ketiga ini pada 20 Oktober. Nokia telah menjual produknya di 130 negara dan memiliki karyawan sekitar 55.500 orang.
(ien/)