Selasa, 12 Feb 2019 15:31 WIB

Soal Wacana Tarif Naik, Go-Jek Sebut-sebut Konsumen dan Industri

Virgina Maulita Putri - detikInet
VP Corporate Affairs Go-Jek Michael Say. (Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET) VP Corporate Affairs Go-Jek Michael Say. (Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET)
Jakarta - Go-Jek selaku provider layanan transportasi online belum mau banyak bicara soal wacana kenaikan tarif, walaupun menegaskan pentingnya melihat dari perspektif konsumen dan industri secara keseluruhan.

Aturan mengenai ojek online (ojol), yang juga mengatur kenaikan tarif bawah, saat ini sedang digodok oleh Kementerian Perhubungan. Potensi kenaikan tarif ini diusulkan untuk meningkatkan kesejahteraan driver ojol.

"Satu hal yang mesti saya tekanin dalam beroperasi itu ya yang selalu kami perhatikan nggak cuma dari satu sisi saja," ujar VP Corporate Affairs Go-Jek Michael Say di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (12/2/2019).





"Kami yang pertama perhatikan dari kesejahteraan mitra, kedua dari konsumen. Supply demand-nya kita lihat. Terus keberlangsungan ekosistemnya," sambungnya.

Belum bisa bicara lebih banyak soal wacana tersebut, Michael tetap menambahkan bahwa Go-Jek memiliki beberapa masukan yang telah disampaikan kepada pemerintah terkait aturan ini. Ia pun berharap aturan ini nantinya tidak hanya bermanfaat dalam meningkatkan kesejahteraan driver tapi juga tetap berpihak kepada pengguna layanan ojol.

"Yang bisa saya sampaikan sih harapannya aja. Betul kesejahteraannya untuk mitra tapi yang mesti kita lihat lagi dari sisi konsumennya dan dari keberlangsungan ekosistem, industrinya secara keseluruhan," pungkasnya.




Dari survei yang dilakukan Research Institute of Socio-Economic Development (RISED), mayoritas pengguna ojol keberatan kalau tarif ojol naik. Bahkan ada kekhawatiran pendapatan driver justru berkurang akibat ditinggal konsumen seandainya tarif naik.

Selain itu, Ekonom Universitas Indonesia Fithra Faisal juga menyebut kemungkinan naiknya tarif ojol tersebut bisa memunculkan banyak efek domino, di antaranya dalam aspek tingkat konsumsi masyarakat dan minat investor.


Tonton video: Tanggapan Go-Jek soal Rencana Pemerintah Naikkan Tarif Ojol

(vim/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed