Jumat, 01 Feb 2019 20:15 WIB

Elon Musk Jelaskan Alasan SpaceX PHK 10% Karyawan

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: Kyle Grillot/Reuters Foto: Kyle Grillot/Reuters
Jakarta - Pada awal bulan ini, SpaceX mengumumkan bahwa mereka akan merumahkan 10% dari total pegawai. Saat itu, perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk ini beralasan ada tantangan sangat sulit ke depan sehingga mereka perlu menjadi perusahaan yang lebih ramping.

Kini, Elon Musk menjelaskan lebih lanjut alasan dipecatnya sekitar 600 karyawan SpaceX. Saat berbicara kepada investor Tesla, Musk mengatakan bahwa alasan PHK yang ia lakukan di SpaceX dan Tesla memiliki alasan yang berbeda.




Musk beralasan bahwa pemecatan karyawan Tesla dilatarbelakangi oleh tujuan untuk tetap membuat mobil listrik buatannya terjangkau. Sedangkan, PHK di SpaceX dilatarbelakangi oleh dua proyek raksasa yang dilakukannya, yaitu proyek Starlink dan Starship.

Starlink sendiri adalah proyek jaringan yang berisi ribuan satelit mini yang bertujuan untuk memberikan internet berkecepatan tinggi. Sedangkan Starship adalah proyek roket raksasa yang sedang dibangun SpaceX untuk membawa manusia dan kargo menuju planet Mars.




Musk mengatakan bahwa jika SpaceX tidak mengurangi biaya produksi, maka kedua proyek ini bisa berujung pada kebangkrutan bagi perusahaan.

"SpaceX memiliki dua proyek yang benar-benar gila yang tidak hanya akan membuat perusahaan bangkrut," ujar Musk seperti dikutip detikINET dari CNBC, Jumat (1/2/2019).

"Jadi SpaceX harus benar-benar spartan dengan pengeluaran hingga program-program tersebut menjadi kenyataan," sambungnya.




Walau demikian, bukan berarti SpaceX berada dalam kondisi kurang sehat. Pada Desember 2018 lalu, Wall Stret Journal melaporkan bahwa perusahaan antariksa tersebut meraup pendanaan USD 500 juta dan punya valuasi USD 30,5 miliar. Lalu bulan ini, SpaceX memperoleh lagi modal sebesar USD 273 juta.

SpaceX memang merupakan perusahaan milik Musk yang memiliki proyek-proyek paling ambisius. Selain kedua proyek tersebut, SpaceX juga saat ini sedang fokus untuk uji coba perdana kapsul Crew Dragon yang akan mengantarkan astronot menuju International Space Station (ISS).


(vim/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed