Jumat, 01 Feb 2019 14:35 WIB

Grab Indonesia Umumkan Managing Director Baru

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Moch Prima Fauzi/detikcom Foto: Moch Prima Fauzi/detikcom
Jakarta - Grab mengumumkan sosok managing director baru di Grab Indonesia. Neneng Goenadi kini menempati posisi tersebut, menggantikan Ridzki Kramadibrata.

Melalui peran barunya, Neneng akan fokus untuk meningkatkan seluruh layanan korporasi Grab agar dapat melayani mitra pengemudi dan karyawan dengan lebih baik.

Selain itu, Neneng juga akan fokus dalam mengelola segmen transportasi untuk Grab Indonesia setelah periode transisi selama enam bulan dengan Ridzki, yang kini ditunjuk sebagai President of Grab Indonesia.




Neneng sendiri memiliki 30 tahun pengalaman bisnis profesional serta pengetahuan industri yang luas. Bekal itu yang diharapkan dapat ditularkan dan mendorong misi Grab di Indonesia.

Sebelumnya, Neneng memimpin bisnis Accenture di Indonesia sebagai Country Managing Director selama lebih dari lima tahun, dan telah bergabung dalam perusahaan ini selama hampir tiga dekade. Di Accenture, Neneng juga pernah menjabat sebagai Head of Inclusion and Diversity Asia Pasific untuk Industry Resources dan Head of Human Capital and Diversity ASEAN.

Neneng mengaku sangat senang dapat bergabung dengan Grab Indonesia. Selama lebih dari dua dekade bersama Accenture Indonesia, ia telah melihat langsung bagaimana teknologi dapat mentransformasi serta memperbaiki kehidupan dan bisnis dalam berbagai aspek.

Neneng Goenadi, Managing Director Terbaru Grab IndonesiaNeneng Goenadi, Managing Director Terbaru Grab Indonesia Foto: Grab Indonesia


"Ini merupakan waktu yang sangat baik untuk bergabung dengan Grab, yang telah secara langsung memperbaiki kehidupan jutaan masyarakat di Indonesia. Grab merupakan sebuah organisasi yang berpegang teguh pada misinya untuk mendekatkan setiap orang kepada berbagai hal yang berarti bagi mereka," jelas Neneng dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/2/2019)

Sedangkan, jabatan barunya sebagai President of Grab Indonesia, Ridzki akan fokus menangani hubungan pemerintahan, serta memimpin inisiatif dan kemitraan untuk ranah keamanan dan dampak sosial. Ridzki juga akan mengambil peran strategis untuk menciptakan lebih banyak sinergi antara berbagai bisnis dan mitra perusahaan untuk membangun satu ekosistem digital yang akan memberikan layanan terbaik bagi pelanggan di Indonesia.




"Grab berada di tempat untuk berkontribusi bagi pembangunan sosial dan ekonomi Indonesia dalam banyak hal besar dan signifikan. Kami akan bermitra dengan pemerintah untuk membantu Indonesia menciptakan lebih banyak lapangan kerja, mendorong pertumbuhan startup dan ekonomi, serta menempatkan Indonesia di peta dunia. Ibu Neneng dan saya akan bekerja untuk menciptakan platform berkualitas dan everyday superapp bagi semua orang," tuturnya.

Grab saat ini beroperasi di 222 kota di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Grab juga memimpin pasar ride-hailing di Indonesia dengan 60% pangsa pasar di segmen kendaraan roda dua dan 70% pangsa pasar di segmen kendaraan roda empat.

Perusahaan ride hailing ini juga menawarkan layanan pengiriman makanan, barang belanjaan dan paket, pembayaran tagihan serta pengisian pulsa via mobile, dan layanan finansial. Di 2019, Grab juga akan menawarkan layanan hiburan, travel dan kesehatan online.


(agt/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed