Rabu, 23 Jan 2019 18:45 WIB

Kata.ai Bikin Layanan Chatbot Terintegrasi dengan WhatsApp

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Dok. Kata.ai Foto: Dok. Kata.ai
Jakarta - Kata.ai, startup yang menyediakan layanan chatbot berbahasa Indonesia, meluncurkan solusi layanan pelanggan dengan menggunakan platform WhatsApp.

"Dengan adanya integrasi ke WhatsApp Business API, kini semua perusahaan di Indonesia dapat memiliki akun WhatsApp Business dan menjawab kebutuhan konsumen dengan lebih cepat dan lebih efektif," kata Irzan Raditya, CEO dan founder Kata.ai.

Lebih dari 1,5 milyar orang menggunakan WhatsApp setiap bulan. Berdasarkan data We Are Social, sebanyak 40% responden Indonesia memilih WhatsApp sebagai aplikasi korespondensi utama yang digunakan sehari-hari.

"Dengan jumlah pengguna yang masif di Indonesia, ini saatnya perusahaan memanfaatkan platform WhatsApp untuk berkomunikasi langsung dengan para konsumen. Data kami juga menunjukkan bahwa chatbot yang kami kembangkan di WhatsApp memiliki tingkat engagement terbaik dibandingkan kanal lain," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima detikINET.

Dalam memanfaatkan fitur WhatsApp Business API, perusahaan membutuhkan mitra agar bisa memberikan layanan pelanggan terbaik. Karena itu, Kata.ai hadir untuk menjadi mitra yang tepat dalam merencanakan strategi customer engagement dan metode komunikasi yang efektif bagi perusahaan.

Untuk mendampingi perusahaan dalam perencanaan strategi customer service melalui WhatsApp, Kata.ai akan menawarkan kekuatan Artificial Intelligence (AI) yang dapat memberikan jawaban otomatis sesuai dengan format yang ditentukan sebelumnya.

Sistem AI ini dapat mendeteksi jawaban konsumen dan memberikan respon yang tepat sesuai dengan kata kunci tertentu. Keunggulan AI juga terletak dari fleksibilitas waktu, dimana layanan pelanggan di WhatsApp dapat selalu online 24 jam seminggu tanpa dibatasi jam operasional tertentu.

Metode "baru" dalam layanan pelanggan ini sesuai dengan preferensi konsumen muda, dimana 72% dari generasi milenial lebih memilih untuk memecahkan masalah dengan mencari informasi di internet, forum, atau melalui layanan pesan asisten virtual - dibandingkan harus menelepon layanan pelanggan konvensional.

Kata.ai telah mengembangkan sistem chatbot untuk berbagai perusahaan ternama di Indonesia, seperti Unilever, Alfamart, dan Telkomsel.

"Di tahun 2018, kami meluncurkan layanan pelanggan berupa asisten virtual di WhatsApp untuk salah satu klien perbankan di Indonesia. Chatbot ini berhasil mengurangi 80% beban kerja karyawan dan membukukan peningkatan engagement sebesar 33% setiap bulannya," kata Irzan.

Irzan berharap, dengan solusi layanan pelanggan lewat WhatsApp, Kata.ai dapat membantu lebih banyak perusahaan untuk meningkatkan kepuasan konsumen dengan interaksi dan hubungan yang lebih efektif. "Di satu sisi, pelanggan akan lebih mudah mendapatkan jawaban dan bantuan dari perusahaan.

Mereka tidak perlu repot masuk ke website, hanya perlu membuka aplikasi WhatsApp di handphone dan mengetikkan keluhan/pertanyaan. Di sisi lain, perusahaan juga dapat berkomunikasi dengan konsumen secara langsung, kapanpun dibutuhkan. Risiko kekecewaan pelanggan karena respons yang lama bisa berkurang secara signifikan," jelas Irzan. (asj/asj)