Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Cisco Tawarkan Solusi Untuk Operator Telekomunikasi

Cisco Tawarkan Solusi Untuk Operator Telekomunikasi


- detikInet

Jakarta - Tren berkomunikasi pada masa depan, dirasa akan semakin kompleks dari hari ke hari. Pihak operator telekomunikasi juga akan menghadapi masalah yang semakin rumit, yakni antara menurunkan biaya operasional dan tetap memuaskan pelanggan dengan meningkatkan mutu layanan. "Meningkatkan layanan untuk pelanggan sudah jadi keharusan bagi operator telekomunikasi" ujar Harison Sitohang, Regional Sales Manager Services Provider Cisco Systems Indonesa, saat berdiskusi dengan wartawan di Hotel Shangrila Jakarta, Rabu (7/9/2005)."Tapi masalahnya mereka harus berurusan dengan masalah pelik internal dengan keharusan menurunkan total biaya operasional dan masalah eksternal dengan memenuhi kebutuhan pelanggan," tambahnya.Oleh sebab itu, Harison merasa operator telekomunikasi harus pintar-pintar membaca tren komunikasi pada masa yang akan datang. "Dimana tren itu yang bisa menurunkan biaya operasional dan meningkatkan keuntungan, tapi tetap bisa mengantarkan layanan komunikasi berkualitas yang fleksibel untuk pelanggan," papar Harison.Ke depannya, Harison mengatakan tren telekomunikasi akan beralih pada layanan berbasis IP dalam kurun waktu 5 tahun mendatang. Harison juga mengatakan ada empat unsur kunci dari teknologi networking yang men-drive tren komunikasi. Hal itu yakni Konvergensi, Managed Services, Mobility, serta Broadband."Rumah yang dikendalikan dengan teknologi berbasis IP dan operasi bedah robot dengan kendali berbasis IP juga sudah mulai jadi kenyataan. Itu sudah tanda-tanda zaman," ucap Harison.Sementara itu, Cisco yang merasa sudah mendarah daging dengan teknologi yang berbasis internet protocol (IP), merasa bisa memberikan solusi komunikasi untuk operator di Indonesia. Solusi teknologi IP Next-Generation-Network for Service Providers (IP-NGN), diklaim berdasarkan best practices yang sudah di implementasikan oleh klien operator Cisco di luar negeri seperti British Telecom."Adopsi best practices bisnis telekomunikasi dari contoh kasus operator incumbent di luar negeri bisa jadi bahan acuan operator di Indonesia," papar Harison. "Yang penting bagaimana network itu bisa menghubungkan layanan antara operator dengan pelanggan dengan sempurna," katanya.Selain itu, masalah Quality of Services yang disediakan operator juga harus diperhatikan operator telekomunikasi. Hal itu dirasa perlu diberi perhatian agar pelanggan tidak kecewa dengan layanan yang digunakan dan tetap setia berlangganan."Pelanggan kalau sudah settle dengan suatu layanan yang dianggap memuaskan, pasti akan loyal," ujar System Engineer Manager Cisco Indonesia Ichwan F. Agus."Contohnya kita biasa pakai layanan yahoo messenger, saya yakin kalau pakai messenger lain orang sudah agak malas," jelasnya.Memperkecil biaya operasional, menciptakan layanan baru dan mengakselarasi permintaan pelanggan, bisa jadi merupakan win-win solution antara pihak vendor yang memberikan nilai tambah layanan operator untuk pemenuhan kebutuhan pelanggan. (rouzni/)







Hide Ads