Jumat, 04 Jan 2019 14:19 WIB

Analis Sebut-sebut 'Hari Kelabu' Apple

Virgina Maulita Putri - detikInet
Ilustrasi Apple. (Foto: Gettyimages - Spencer Platt) Ilustrasi Apple. (Foto: Gettyimages - Spencer Platt)
Jakarta - Apple menurunkan prediksi pendapatannya untuk kuartal pertama tahun 2019. Seorang analis menyebutnya sebagai sebuah hari gelap nan kelabu, khususnya buat Apple.

Awalnya Apple memproyeksikan pendapatan sekitar USD 89 miliar hingga USD 93 miliar. Tapi dalam surat CEO Apple Tim Cook kepada investor, mereka menurunkan angka proyeksi menjadi USD 84 miliar.

Pengumuman ini bahkan sampai membuat investor dan analis yang optimistis terhadap performa saham Apple menjadi ragu. Analis Dan Ives pun menyebut pengumuman tersebut menandakan hari kelabu Apple.




"Ini merupakan hari yang gelap bagi Apple dan investor yang optimis," ujar Ives, dikutip detikINET dari CNBC.

Ives sendiri termasuk investor yang optimis atau biasa disebut bullish. Ia memberi rating 'buy' kepada Apple dan menetapkan harga USD 275 per saham.

Menurut Ives, selama beberapa kuartal ke depan Apple akan fokus untuk meningkatkan permintaan iPhone di China. Ia menambahkan bahwa ini merupakan menjadi momen penting bagi Cook untuk menangani tantangan ini.




"Ini, menurut opini saya, akan menjadi periode yang menentukan bagi Cook, bagaimana ia dan perusahaan menangani ini terutama seputar metrik dan permintaan China," jelasnya.

Tapi, tidak semua analis terlihat pesimis dengan masa depan Apple. Seperti analis Gene Munster yang menyebut bahwa ini bukan akhir dari Apple.

"Ini bisa membutuhkan waktu mulai dari satu kuartal hingga satu tahun untuk investor mendapatkan kembali rasa percaya diri ... tapi saya yakin bahwa ini bukan awal dari berakhirnya Apple," ujarnya.


(vim/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed