Senin, 17 Des 2018 17:27 WIB

Baru 9 Bulan, Lazada Sudah Ganti CEO Lagi

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Lazada kembali melakukan pergantian CEO, setelah hanya sembilan bulan sebelumnya melakukan hal serupa. Foto: Irna Prihandini/detikInet Lazada kembali melakukan pergantian CEO, setelah hanya sembilan bulan sebelumnya melakukan hal serupa. Foto: Irna Prihandini/detikInet
Jakarta - Lazada telah memiliki pemimpin baru. CEO e-commerce itu terdahulu, Lucy Peng, resmi melepas jabatannya untuk menjadi executive chairman di sana.

Muncul sebagai pengganti Lucy adalah Pierre Poignant. Ia bukan orang baru di Lazada. Pierre sudah bekerja di sana selama enam tahun, tepatnya sejak 2012 lalu.


Lucy Peng, mantan CEO Lazada yang kini menjadi executive chairman di sana.Lucy Peng, mantan CEO Lazada yang kini menjadi executive chairman di sana. Foto: Lazada

Menariknya, sebenarnya Lazada belum terlalu lama melakukan pergantian pemegang jabatan ini. Ditunjuknya Pierre hanya berjarak sembilan bulan sejak Lucy menggantikan Maximilian Bittner sebagai CEO e-commerce yang berasal dari Singapura itu.

Walau begitu, bukan berarti kinerja Lucy dinilai buruk. Di bawah kepemimpinannya, Lazada dan Alibaba selaku pemiliknya terus mengintegrasikan platform milik keduanya. Sejumlah fitur baru juga dihadirkan oleh perempuan berusia 45 tahun itu.

Sedangkan bagi Poignant, dirinya menyebut jabatan itu bukan barang baru baginya. Tak mengherankan memang, mengingat sebelumnya ia menjabat sebagai COO yang tentunya banyak berhubungan dengan CEO. Lantas, bagaimana arah Lazada di bawah kemudinya kelak?

"Ketika kamu menggabungkan dua perusahaan (Lazada dan Alibaba) dengan kultur yang kuat dan membuat road map untuk 3-5 tahun ke depan, orang-orang bisa berbagi ide dan mendebatnya, yang tentunya alamiah," ujarnya.

Pierre Poignant, CEO baru Lazada yang sebelumnya menjabat sebagai COO.Pierre Poignant, CEO baru Lazada yang sebelumnya menjabat sebagai COO. Foto: Lazada


"Saya sangat percaya diri bahwa kami memiliki tim dan strategi yang tepat untuk masa depan," ucapnya menambahkan, sebagaimana detikINET kutip dari Bloomberg, Senin (17/12/2018).

Alibaba sendiri diketahui melakukan sejumlah penyuntikkan dana yang jumlahnya tak kecil untuk Lazada. Raksasa toko online besutan Jack Ma itu dilaporkan menggelontorkan dana sebesar USD 2 miliar tahun ini udah menyelam lebih dalam di pasar Asia Tenggara. (mon/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed