Kamis, 13 Des 2018 17:13 WIB

Apple Mau Pindahkan Produksi iPhone ke Luar China?

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: Tatyana Makeyeva/Reuters Foto: Tatyana Makeyeva/Reuters
Jakarta - Apple saat ini masih memproduksi iPhone dan beberapa perangkat lain di China. Tapi dengan simpang siurnya kebijakan tarif yang ditetapkan AS untuk produk buatan China, Apple mulai memikirkan skenario untuk memindahkan produksinya

Saat ini, iPhone tidak secara langsung terkena dampak dari perang dagang antara China dan AS. Jika nanti Presiden Donald Trump memutuskan untuk menjatuhkan tarif hingga 25% untuk smartphone buatan China yang dijual di AS, maka ini akan menjadi masalah bagi Apple.




Dilansir detikINET dari Bloomberg, Kamis (13/12/2018), pemasok dan perakit yang menjadi partner Apple mungkin akan terus memproduksi iPhone di China jika tarif yang ditetapkan sebesar 10%. Sumber yang familiar dengan Apple menyebutkan jika tarif mencapai angka 25%, Apple akan memindahkan produksi iPhone dari China.

Pasalnya, kenaikan tarif itu tidak hanya akan berdampak pada harga perangkat yang menjadi jauh lebih mahal. Pendapatan per saham Apple pun akan terpengaruh jika perusahaan yang bermarkas di Cupertino tersebut memilih untuk menyerap biaya tarif tersebut.




Apple sendiri sebelumnya telah mencoba untuk memindahkan produksi iPhone dari China. Pada tahun 2011, partner utama Apple, Foxconn membuka fasilitas produksi di Brazil. Namun upaya tersebut dianggap tidak memuaskan karena harga perangkat di Brazil masih lebih mahal dibanding di AS.

(vim/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed