Senin, 26 Nov 2018 18:41 WIB

Cryptocurrency Ini Nilai Tukarnya Tak Anjlok Seperti Bitcoin

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Ilustrasi. Foto: Getty Images Ilustrasi. Foto: Getty Images
Jakarta - Pasar mata uang kripto (cryptocurrency) dunia tengah mengalami tren penurunan harga yang cukup signifikan. Namun ada cryptocurrency yang nilainya terbilang stabil. Apa itu?

Bitcoin adalah salah satu cryptocurrency yang nilai tukarnya anjlok, sempat menyentuh harga di atas 19,000 USD (kurang lebih 277 juta Rupiah) per 1 BTC harganya terus jatuh hingga menyentuh titik 4,600 USD per tanggal 21 November 2018.

Dari titik harga tertinggi, Bitcoin mengalami penurunan lebih dari 76%. Tren serupa dialami Ethereum, yang harganya jatuh di angka 137 USD per Ethereum, dari titik tertinggi 1,423 USD.

Tak hanya Bitcoin dan Ethereum, mayoritas cryptocurrency dunia juga mengalami penurunan harga yang cukup drastis.

Di tengah lemahnya harga mata uang kripto dunia, Cyronium, cryptocurrency asal Indonesia, bisa mempertahankan stabilitas harganya.

Harga Cyronium pada tanggal 21 November 2018 ditutup di titik Rp. 29.499.020,00 per CYRO. Harga Cyronium ini lebih tinggi sekitar 17,9% dari harga pre-sale saat penjualan perdana Cyronium di bulan Mei 2018 lalu.

Stabilnya harga Cyronium, disebabkan karena adanya project riil yang menopang cryptocurrency lokal ini. Tidak seperti sebagian cryptocurrency lain yang hanya digunakan sebagai alat tukar, Cyronium memiliki platform "Scale-Up UKM".

Di bawah platform ini, Cyronium membina puluhan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia dengan tujuan meningkatkan omzet bulanan mereka.

"Dengan adanya underlying berupa Platform Scale-Up UKM, harga Cyronium sejauh ini terjaga stabil. Cyronium tumbuh seiring dengan tumbuhnya UKM yang dibina. Makin tinggi kenaikan omzet yang diperoleh UKM binaan Cyronium, dampaknya juga makin positif terhadap kenaikan harga Cyronium," ungkap Alfan Wahyu Ilham Robbani, CEO Cyronium dalam keterangan pers yang diterima detikINET.

Cyronium adalah cryptocurrency yang diciptakan oleh pebisnis Indonesia asal Bandung, Mardigu Wowiek Prasantyo. Mata uang kripto ini pertama kali dijual ke publik pada bulan Mei 2018. Cyronium menerbitkan token digital dengan teknologi blockchain, yang bisa dibeli oleh member Cyronium dengan harga fluktuatif sehingga bisa mengambil keuntungan dari selisih harga beli dan harga jual. (asj/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed