Diduga Tutup, Ini yang Sebenarnya Terjadi pada MatahariMall

Diduga Tutup, Ini yang Sebenarnya Terjadi pada MatahariMall

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 22 Nov 2018 14:09 WIB
Kantor MatahariMall.com (Foto: detikINET/Achmad Rouzni Noor Ii)
Jakarta - MatahariMall.com secara resmi mengumumkan situsnya 'ganti baju' sebagai Matahari.com. Dengan perubahan ini, MatahariMall.com akan sekaligus menjadi tempat memamerkan produk-produk Matahari Departement Store.

"MatahariMall.com merupakan perusahaan e-commerce pertama di Indonesia yang memiliki kapabilitas O2O (Online to Offline) di seluruh wilayah Indonesia, dan merupakan proses yang alami bagi Matahari, di bawah satu merek, Matahari.com, untuk melanjutkan pengembangan opsi ini bagi pelanggan untuk berbelanja produk fashion tanpa batasan baik secara online maupun offline," urai CEO MatahariMall.com Hadi Wenas dalam keterangan resminya, Kamis (22/11/2018).

Menurutnya, sinergi ini akan membuat MatahariMall.com dengan kecanggihan teknologinya dan Matahari dengan pengalaman ritel fashion-nya, bisa bekerja sama dengan lebih efektif demi keuntungan pelanggan.




Hal senada diungkapkan Vice President Director & CEO Matahari Richard Gibson. Dikatakannya, seiring dengan fokus kepada pelanggan, pihaknya mengembangkan kapabilitas omni channel untuk memberikan pelanggan pilihan belanja bebas hambatan baik secara online maupun offline.

"Keduanya melalui Matahari.com dan melalui keberadaan jaringan gerai fisik kami yang tersebar secara nasional," ujarnya.

Sebagai informasi, omni channel adalah kombinasi dari berbagai macam cara dan channel untuk berbelanja, namun tetap memberikan brand feeling yang sama. Baik seperti saat kita membeli di toko fisik, webstore, smartphone, televisi, ataupun media sosial.

Kedua belah pihak disebut akan terus meningkatkan infrastruktur teknis MatahariMall.com dan juga terus mengembangkan kapabilitas tambahan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan baik online maupun di gerai Matahari.

"Salah satunya adalah dengan peluncuran aplikasi Matahari.com sebelum akhir tahun," ujarnya memberi bocoran.




Seperti perusahaan yang melakukan rebranding pada umumnya, akan ada masa transisi. MatahariMall.com memastikan selama masa transisi tidak akan ada gangguan kepada ke pengalaman berbelanja konsumen. Namun tidak menyebutkan kapan mereka resmi menggunakan satu brand menjadi Matahari.com.

Sebelumnya, Rabu (21/11), CEO MatahariMall.com Hadi Wenas membantah kabar yang menyebutkan MatahariMall.com tutup. Ia juga menampik sebutan MatahariMall.com melebur dengan Mataharistore.com.

"Gak benar kalau tutup, coba saja buka. Masih ada kok. Lebur juga nggak. PT-nya masih beda. (Sifatnya) kerja sama lebih erat. Merchants kita mau kita bantu daftarin ke MDS (Matahari Departemen Store) jadi bisa omni channel," ucapnya kemarin.


(rns/krs)