Saham Jatuh, Google Berniat Akuisisi?
- detikInet
Jakarta -
Setelah Google mengumumkan rencana menjual 14 juta saham lagi demi mengumpulkan dana sebesar US$4 miliar (US$1 = Rp 10.015,00 sumber: detik.com), sahamnya jatuh! Disinyalir karena isu akuisisi yang akan dilakukan Google terhadap salah satu situs mesin cari Cina.Penjualan saham tersebut sebagian besar dimaksudkan untuk digunakan kalau-kalau saja ada akuisisi perusahaan lain yang mungkin dilakukan raksasa mesin cari tersebut.Untuk saat sekarang ini, seperti dilansir BBC News yang dikutip detikinet Senin (22/8/2005), Google menekankan belum ada kesepakatan apapun dalam waktu dekat dan dana terkait juga akan digunakan untuk membiayai ongkos operasi. Saham Google merugi US$5,09 atau 1,79 persen dan ditutup pada US$279,75 Kamis (18/8/2005)."Tujuan utama penjualan saham ini adalah untuk mendapatkan modal tambahan," ujar Google pada US Securities and Exchange Commission."Kami percaya, Google tengah merencanakan akan mengakuisisi sebuah bisnis lain di masa yang akan datang," papar analis Prudential, Mark Rowen.Adapun analis Citigroup, Mark Mahaney meramalkan, Google akan mengakusisi perusahaan di pasaran internasional.Google sepertinya akan melebarkan sayap ke China. Mengekor langkah lawan bisnisnya, Yahoo yang telah lebih dulu membeli saham situs lelang Cina, Alibaba.com sebesar 40 persen.Analis Merrill Lynch, Lauren Rich, mengungkapkan, Google mungkin akan membeli situs mesin cari Cina, Baidu.com. Pasalnya, saham Baidu melonjak 350 persen pada hari pertama perdagangan pasar saham Amerika Nasdaq awal bulan ini.Untuk diketahui saja, Google terus menerus menambah kecanggihan mesin carinya di luar produk andalan yang ia punya. Termasuk diantaranya adalah, layanan e-mail gratis, web logs dan belanja online (hanya untuk melihat perbandingan harga).
(ien/)