Jumat, 14 Sep 2018 13:05 WIB

Catatan dari Hanoi

Nadiem Makarim Ungkap Tantangan Go-Jek Setelah Ekspansi

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
FOKUS BERITA Go-Jek Jadi Go-Viet
Jakarta - Nadiem Makarim telah sukses membangun Go-Jek dari nol hingga besar dan bahkan berhasil merambah ke negeri tetangga. Pun begitu banyak tantangan yang masih harus dihadapinya.

Ditemui usai acara peluncuran Go-Viet di Hanoi, Vietnam, Nadiem sempat buka-bukaan soal bisnis Go-Jek. Dia mengaku sempat tidak percaya Go-Jek mampu besar hingga merambah ke sejumlah negara di Asia Tenggara.



"Bicara dua tahun, tiga tahun lalu bisa go internasional, jadi global company nggak mungkinlah. Sangat nggak nyangka," ungkapnya.

Pria berkacamata itu kemudian menyadari meski bisnis Go-Jek makin menggurita bukan berarti tantangan berhenti. Malah banyak tantangan baru yang harus dihadapi.

Salah satu yang disebutkan Nadiem adalah menyelaraskan organisasi. Dengan ukuran organisasi yang semakin besar dan berada di berbagai negara, dia ingin semuanya memiliki azas dan value yang sama.

"Kita mungkin berbeda warna, nama, kultur dan bahasa, tapi punya spirit membangun bangsa kita masing-masing secara bersama. Itu challenge yang pertama, menyelaraskan spirit tersebut," ujar Nadiem.



Tidak hanya itu, ada tantangan lain yang harus dihadapi Nadiem. Pria kelahiran Singapura itu menyebut pengelolaan sumber daya manusia. Dengan makin besarnya bisnis Go-Jek, jumlah karyawan mereka pun kian banyak. Tercatat karyawan Go-Jek mencapai 4.000 orang.

"Bagaimana memange orang sebanyak itu menjadi tantangan kami saat ini," pungkas Nadiem.

Untuk diketahui, Nadiem mendirikan Go-Jek pada 2010 silam. Pada perjalanannya bisnis Go-Jek kian melesat. Mereka berhasil menjadi unicorn pertama dari Indonesia.

Saat ini layanan Go-Jek tersedia di 144 kota dan kabupaten di Indonesia. Memiliki 17 layanan dengan dukungan satu juta mitra driver.

Sukses di Indonesia membuat Go-Jek melebarkan sayap ke negara tetangga. Pada Mei lalu mereka mengumumkan akan ekspansi ke empat negara di Asia Tenggara, yakni Singapura, Filipina, Vietnam dan Thailand.



Dari empat negara tersebut, Vietnam menjadi negara pertama. Berpartner dengan tim lokal, di sana mereka mendirikan Go-Viet.

Go-Viet mengaspal pertama pada Agustus lalu di kota Ho Chi Minh. Awal September ini, Go-Viet merambah ke kota Hanoi. Peluncurannya sendiri dilakukan pada 12 September lalu, dihadiri Presiden Jokowi dan sejumlah menterinya.

Setelah Vietnam, Go-Jek akan hadir di Thailand dan sejumlah negara tetangga lainnya.


Menjajal Go-Viet, Layanan Go-Jek di Vietnam, tonton videonya di sini:

[Gambas:Video 20detik]

(afr/krs)
FOKUS BERITA Go-Jek Jadi Go-Viet

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed