Minggu, 29 Jul 2018 11:57 WIB

Hilang Satu Juta Pelanggan, Twitter Malah Untung Besar

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Gettyimages - Andrew Burton Foto: Gettyimages - Andrew Burton
Jakarta - Dampak dari bersih-bersih akun palsu dan bot, Twitter harus merasakan pengurangan jumlah penggunanya.

Kendati para tokoh dan selebritis mengatakan mereka kehilangan sampai belasan juta followers, nyatanya Twitter hanya kehilangan satu juta akun saja.

Dalam laporan terbarunya, pengguna aktif bulanan Twitter dari semula 336 juta, kini menjadi 335 juta akun di kuartal kedua 2018. Penurunan terbesar pengguna aktif bulanan tersebut kebanyakan berasal dari Amerika Serikat, sedangkan jumlah pengguna di global trennya mendatar.

Kendati begitu, dikutip detikINET dari Venture Beat, Minggu (29/7/2018) Twitter justru membukukan pendapatan sampai USD 711 juta atau setara Rp 10,2 triliun. Angka tersebut naik dari sebelumnya USD 665 juta di kuartal sebelumnya.



Bahkan, Twitter pun melaporkan pendapatan bersih GAAP sebesar USD 100 juta, profit menguntungkan di kuartal ketiga kalinya.

Twitter tengah menangani fitur-fitur yang mengikuti kebijakan General Data Protection Regulation (GDPR) merupakan peraturan yang berkaitan dengan bagaimana cara melindungi data pribadi penduduk Uni Eropa (UE).

Di samping itu, media sosial berlogo burung ini pula sedang membersihkan secara proaktif di platformnya dari akun palsu dan bot.

"Kami pikir pekerjaan ini tidak akan pernah selesai, ini adalah salah satu dari hal-hal seperti keamanan dan privasi yang terus berkembang," ujar CEO Twitter Jack Dorsey



"Kami melakukan perubahan besar tahun ini dalam mengubah lebih banyak model dan penegakkan kami terhadap perilaku dan perlaku platform daripada konten. Itu sepenuhnya pembelajaran mesin dan pembelajaran yang mendalam," ucapnya menambahkan.

Bila pengguna aktif bulanan Twitter hanya turun 11%, sedangkan pengguna aktif hariannya Twitter tumbuh 11% dari tahun ke tahun. (agt/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed