Cina Desak Kolaborasi Raksasa Elektronik
- detikInet
Jakarta -
Cina memerintahkan agar dua raksasa elektronik menyatukan diri. Langkah ini dilakukan agar terbentuk konglomerat raksasa sebagai bagian dari usaha Cina untuk meningkatkan daya saing korporat.AFP yang dikutip detikinet, Selasa (26/7/2005) melansir, penggabungan antara grup China Electronics Corp (CEC) dan China Great Wall Computer akan menciptakan perusahaan bernilai lebih dari 50 miliar yuan (Rp 60 triliun lebih).Rencana tersebut sudah diajukan ke Komisi Pengawasan Aset dan Administrasi Negara, yang ditujukan untuk menuntun pertumbuhan perusahaan Cina."Saat ini kami sedang menilai aset baik milik CEC maupun Great Wall," ujar wakil presiden Elektronik Cina, Liu Xuehong. "Struktur pemegang saham perusahaan baru tersebut masih harus didefinisikan dengan jelas," ujar Liu.CEC mempunyai aset sebanyak 39,6 miliar yuan (Rp 48 triliun) pada tahun 2003, yang mencakup Amoi Electronics dan pembuat chip silikon Shanghai Huahong Corp. Sementara Great Wall memiliki aset 12,2 miliar yuan (Rp 14,7 triliun), termasuk Great Wall Technology Co.Beijing juga melihat kemungkinan untuk menggabungkan Panda Elektronics Group dengan konglomerat elektronik China Putian Corp.Sebelumnya CEC berencana memisahkan aset terbaik, khususnya bisnis ponselnya. Ini dilakukan agar bisnis tersebut bisa berkembang secara lebih luas. Tetapi imbauan penggabungan ini bisa merevisi rencana tersebut.
(wicak/)