Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Luncurkan ThinkPad Tablet
Lenovo Incar Sektor Pendidikan dan Kesehatan
Luncurkan ThinkPad Tablet

Lenovo Incar Sektor Pendidikan dan Kesehatan


- detikInet

Jakarta - Lenovo, produsen PC dan Notebook merek IBM, meluncurkan ThinkPad x41 Tablet. Sektor pendidikan dan kesehatan diincar sebagai target penetrasi pasar utama. Sekolah yang mana?Hal itu dikemukakan Soeparwan Soelaeman, Country Manager Personal System Group PT. IBM Indonesia, kepada wartawan di Zoom Cafe, Wisma Nusantara, Jakarta, Kamis (14/7/2005). Menurutnya, sektor kesehatan dan pendidikan khususnya menjadi target Lenovo ThinkPad. Meskipun ThinkPad dijual dengan harga yang relatif mahal, tapi keunggulan spesifikasi yang tinggi diperkirakan pantas untuk kedua sektor tersebut. "Sudah ada penjajakan pada universitas-universitas di Indonesia, bahkan penjajakan itu sudah ada sebelum Tablet PC ini diluncurkan," ujarnya. Menurut Soeparwan, kebutuhan untuk PC Tablet masih besar di sektor pendidikan. Ia mencontohkan Universitas Pelita Harapan sebagai pengguna PC Tablet. Lenovo sendiri memberikan dua pilihan produk untuk universitas, yaitu Lenovo ThinkPad dan Tablet. Sekadar mencontohkan, harga ThinkPad X41 Tablet mencapai US$ 2700 (Rp 26,4 juta), sedangkan ThinkPad X41 non-tablet dipatok pada US$ 2300 (Rp 22,5 juta). Untuk sektor kesehatan, lanjutnya, penetrasi PC Tablet bisa masuk ke kedokteran. Menurut dia sektor seperti kedokteran membutuhkan PC Tablet guna meningkatkan seluruh aspek layanan kesehatan. Misalnya, aspek perawatan kesehatan pasien, hasil tes medis, pengobatan, diagnosa, serta materi pendidikan kesehatan. Bisa dibayangkan seorang dokter mengunjungi pasien, di rumah sakit, dengan menenteng PC Tablet. Hal itu tentu lebih praktis daripada menenteng-nenteng kertas. Hal ini juga menurutnya dapat membantu mengurangi biaya administrasi, mengurangi kesalahan data pasien, dan memberikan tenaga medis waktu yang lebih banyak untuk merawat pasien. "Tapi kita perlu mendorong dahulu, untuk sektor itu," katanya. "Untuk kedokteran kan butuh aplikasi tertentu," tambahnya. Perlu Dukungan Pembuat SoftwareMenurut Soeparwan, kombinasi antara produsen hardware dan software mutlak diperlukan. IBM sendiri mengaku tidak membuat aplikasi khusus untuk kedokteran. Ia melanjutkan pembuat software pasti sudah melihat setiap prospek pembuatan hardware. Jadi setiap ada hardware baru, mereka pasti sudah melihat aplikasinya akan kemana. Kondisi tersebut akan saling menguntungkan antara pembuat hardware dan software.Soeparwan yakin, saat tablet PC didesain, standard practise untuk aplikasi pasti sudah ada yang membuat. Meskipun tidak membuat software aplikasi, pihak IBM mengaku telah mengundang pembuat software untuk melihat desain hardware dan keunggulannya. Menurut Christian Kangean, product manager personal computing division, PT. IBM Indonesia, selain untuk sektor pendidikan dan kesehatan tablet pc tersebut juga mengincar pasar retail dan korporat. "Pokoknya segmen middle-up lah," tukasnya. Christian menjelaskan, PC Tablet Lenovo masih bisa bersaing di pasar Indonesia yang kompetitif. Prospeknya pun dinilai masih menggembirakan. (wicak/)




Hide Ads
LIVE