Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Incar Perusahaan Bercabang
Oracle Tawarkan Solusi 'Pemandu Bakat' SDM
Incar Perusahaan Bercabang

Oracle Tawarkan Solusi 'Pemandu Bakat' SDM


- detikInet

Jakarta - Oracle menekankan perlunya memberdayakan sumber daya manusia di setiap perusahaan. Dengan memberdayakan SDM sendiri, tren outsource diperkirakan akan mengalami pergeseran. Hal itu terungkap dalam kesempatan bincang-bincang dengan Sean Loiselle, Senior Director Human Capital Management Oracle untuk Asia Pasifik di Cafe Chaterbox di Plaza Senayan Jakarta, Rabu (29/6/2005). Menurutnya, ada empat tren bisnis perusahaan di Indonesia yaitu localization, globalization, talent dan outsource. Tren tentang talent dan outsource mendapat perhatian khusus dari Oracle. Setiap perusahaan dilihat kurang memberdayakan bakat dari SDM sendiri. Menurut Sean, dengan Human Capital Management yang terangkum dalam paket Oracle e-Business Suite, setiap bakat dan kemampuan karyawan akan terangkum dalam suatu wadah. "Kalau perlu track record karyawan disimpan sejak mereka TK (taman kanak-kanak-red)," kata Sean. "Hal itu akan memudahkan perusahaan dalam men-deploy bisnis mereka" imbahnya.Menurutnya, perusahaan terbiasa merekrut orang baru untuk memperkuat suatu projek. "Padahal hal itu bisa diberdayakan sendiri," katanya. Perusahaan seperti BUMN, telekomunikasi, manufaktur, perbankan bahkan departemen pemerintahan, menurut Sean sangat perlu solusi seperti ini.Oracle menekankan perlunya memperhatikan sumber daya bagi setiap perusahaan. Tidak teralokasinya karyawan yang kompeten bisa menyebabkan perusahaan kehilangan pondasi dasar perusahaan.Menurut Sean, perusahaan yang mempunyai banyak cabang dinilai rawan akan kerapuhan pondasi. Oleh karena itu diperlukan proses penyebaran pengetahuan yang merata dengan mengedukasi karyawannya. Solusi Human Capital sendiri dianggap perlu diterapkan untuk setiap departemen di pemerintahan dan sektor perusahaan dengan banyak cabang. Sean yang sehari-hari berkantor di Bangkok juga menyoroti isu pergantian Kapolri yang sedang marak. Dia menjadikannya sebagai contoh kasus pentingnya manajemen sumber daya manusia."Proses ini memerlukan test fit and proper terlebih dahulu. belum lagi mereka mesti ngumpulin data seperti status pendidikan, sertifikasinya, kegiatannya, prestasi-prestasi yang telah diraih, apa pernah kasus indisipliner," papr Sean. "Itu harus mengumpulkan data dari sana-sini," tambahnyaMeski menurut Sean proses pergantian infrastruktur ditenggarai memakan waktu dan memakan biaya, tapi proses tersebut sebanding dengan hasil yang akan diterima. (ketepi/)





Hide Ads
LIVE