Microsoft Tur Warnet
Tarif Warnet Akan Naik?
- detikInet
Jakarta -
Terkait lisensi dan sweeping warung internet (warnet), Microsoft dan Asosiasi Warnet Indonesia (Awari) akan menggelar roadshow di beberapa kota besar. Konon, setelah itu rata-rata tarif warnet akan naik. Kok bisa?Hal itu terungkap dalam konferensi pers program khusus Microsoft untuk warnet di Indonesia yang digelar di Hotel ShangriLa, Senin (13/6/2005). Judith M. S., Ketua Awari, bahkan mengaku berharap hal itu bisa terjadi. "Saya berharap, dalam roadshow warnet nanti, warnet-warnet akan menaikkan harga dan bukan banting-bantingan harga," ujarnya kepada wartawan. Tarif yang banyak diterapkan warnet saat ini, ujar Judith, telah mencapai taraf mengkhawatirkan. "Jika tarif di bawah Rp 5000 warnet akan stagnan, tidak menguntungkan. Ubahlah bisnis kalian," seru Judith. Naiknya tarif, lanjut Judith, merupakan konsekuensi masuknya komponen lisensi software orisinal dalam bisnis warnet. Selama ini warnet konon hanya memperhitungkan komponen perangkat keras dan infrastruktur dasar seperti koneksi internet atau listrik.Judith mengatakan dirinya menyadari kalau seruan ini tidak akan populer di masyarakat. Namun, menurutnya, hal itu sudah seharusnya terjadi demi perbaikan industri warnet. "Masak penghasilan warnet cuma cukup untuk bayar bandwidth, listrik dan pegawai saja?" ia mencontohkan. Rental Agreement per TahunDi sisi lain, Microsoft telah menyiapkan perangkat rental agreement yang bisa didapatkan secara cuma-cuma oleh warnet yang memiliki lisensi resmi Windows. Perjanjian itu pertama kali disosialisasikan bulan April 2005.Agreement tersebut diharapkan menjadi 'surat sakti' untuk menangkal sweeping warnet oleh oknum aparat kepolisian. Pasalnya perjanjian itu memberi hak pemegang lisensi untuk menyewakan komputer ber-Windows miliknya.Megawaty Khie, Direktur Small and Midmarket Solutions & Partner Groups Microsoft Indonesia, menjelaskan bahwa rental agreement tersebut hanya berlaku selama satu tahun. "Untuk tahun berikutnya, harus diperpanjang," paparnya.Akankah Microsoft memungut biaya perpanjangan? "Sejauh ini tidak ada biaya tambahan. Tapi saya tidak bisa memastikan akan seperti apa nantinya," ujar Megawaty diplomatis. Masa berlaku yang terbatas itu, lanjut Megawaty, dimaksudkan untuk memberi kesempatan Microsoft mengaudit warnet yang bersangkutan. "Misalnya mereka mau menambah komputer baru, kan harus berlisensi juga," ia mencontohkan.
(wicak/)