Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Microsoft - Awari Tandatangani Perjanjian di Yogyakarta

Microsoft - Awari Tandatangani Perjanjian di Yogyakarta


- detikInet

Yogyakarta - PT Microsoft Indonesia dan Asosiasi Warnet Indonesia (Awari), resmi menandatangani agreement untuk warung Internet (warnet). Salah satu dari tiga poin persetujuan itu adalah pengelola warnet diberikan kesempatan menggunakan Operating System (OS) yang legal.Acara penandatanganan persetujuan yang bertajuk 'Microsoft Software Rental Agrement for Internet CafοΏ½e' itu dilakukan di Hotel Sheraton Mustika Yogyakarta di Jl Solo Kamis, (16/6/2005).Penandatangan itu dilakukan langsung oleh Presiden Direktur Microsoft Indonesia Tony Chen dan Ketua Presidium Awari Judith MS bersama beberapa asosiasi warnet dari berbagai daerah seperti Depok, Bekasi, Bandung,Yogyakarta. Penadatanganan tersebut juga disaksikan oleh Wakil Gubernur DIY Pakualam IX dan Dirjen Aplikasi Telematika Cahyana Achmadjayadi.Presidium Awari, Judith MS usai acara penandatanganan kepada wartawan mengatakan salah satu alasan dibuat sebuah perjanjian adalah karena maraknya kasus sweeping oleh polisi terhadap warnet-warnet. Namun dalam sweeping itu banyak warnet yang mengeluh karena tetap disegel petugas meski sudah mengunakan OS legal seperti yang terjadi di Semarang, Cilacap dan Malang."Adanya agreement ini agar pemilik warnet lebih tenang dalam berbisnis dan tidak dihantui perasaan was-was karena ada sweeping oleh petugas. Selain itu pemilik warnet juga diberi kesempatan tiga bulan untuk meng-install," kata Judith.Menurut Judith, pihaknya juga ingin membangun kesadaran pemilik warnet agar mereka bisa mengelola bisnis yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan menghargai Hak Atas Kekayaan Intelektual. "Dengan agreement ini pengelola warnet sekarang boleh menyewakan lagi setelah di-install dengan piranti legal. Kami juga menyarankan pengelola untuk menaikkan biaya akses internet," katanya.Sementara Presdir Microsoft Indonesia Tony Chen mengatakan pihaknya tidak pernah melakukan sweeping pada warnet seperti yang marak akhir-akhir ini. "Mengenai sweeping itu diluar kewenangan kami dan kami tidak pernah melakukan sweeping terhadap penguna piranti Microsoft ilegal," kilah Tony Chen.Sewaktu ditanya apakah Microsoft tidak kuatir pengguna 'lari' ke OS lain? Tony mengaku tidak kuatir. "Kami tidak kuatir karena kami memberi nilai lebih baik kepada user maupun partner," katanya. (wicak/)





Hide Ads