Jumat, 09 Mar 2018 13:16 WIB

Perlombaan Raksasa Teknologi Tembus Valuasi USD 1 Triliun

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Kantor baru Apple. Foto: GettyImages Kantor baru Apple. Foto: GettyImages
Jakarta - Apple, Alphabet (Google), Amazon, dan Microsoft semakin mendekati valuasi atau nilai perusahaan pada angka USD 1 Triliun. Siapa yang akan menang?

Saat ini, status perusahaan publik paling bernilai di dunia masih dipegang oleh Apple. Kapitalisasi pasar yang dimiliki perusahaan asal Cupertino, California, Amerika Serikat ini tengah berada di kisaran USD 893 miliar (Rp 12.300 triliun)

Ulang tahun ke 10 dari iPhone tahun lalu menjadi salah satu pemicu pertumbuhan harga saham Apple dalam 12 bulan terakhir sebesar 24%, hingga mengantarnya pada capaian valuasi tersebut.

Di belakang Apple, ada Alphabet yang sukses mencatatkan nilai perusahaan sebesar USD 783 miliar (Rp 10.785 miliar). Induk perusahaan Google ini pun memiliki pertumbuhan nilai saham yang lebih baik, yaitu sekitar 33% dalam setahun terakhir.

Meski begitu, Amazon diperkirakan menjadi perusahaan pertama yang akan menyentuh milestone valuasi USD 1 triliun (Rp 13.774 triliun), walau e-commerce besutan Jeff Bezos ini masih di urutan ketiga setelah melangkahi Microsoft pada Februari lalu.



Saat ini, kapitalisasi pasar Amazon berada di angka USD 752 miliar (Rp 10.358 triliun), atau masih tertinggal USD 141 miliar dari perusahaan yang didirikan oleh Steve Jobs dan Steve Wozniak tersebut.

Walau demikian, pertumbuhan saham Amazon jauh lebih tinggi dibanding Apple maupun Alphabet, dengan torehan 83% selama setahun terakhir, salah satunya berkat Amazon Web Services yang mampu memimpin pasar teknologi cloud.

Jika Apple, Alphabet, dan Amazon masing-masing masih mempertahankan pertumbuhan sahamnya tersebut, maka yang memiliki potensi paling besar untuk mencapai valuasi USD 1 triliun adalah nama yang disebutkan terakhir.

Dengan pertimbangan tersebut, Amazon diperkirakan mampu menyentuh milestone tersebut pada Agustus mendatang. Sedangkan Apple baru dapat menyusulnya sekitar seminggu kemudian, seperti detikINET kutip dari Reuters, Jumat (9/3/2018).

Sementara itu, Alphabet tidak akan mencapai valuasi USD 1 triliun hingga 2019 jika perumbuhan harga sahamnya tetap stabil pada 33%.



Meski begitu, para analis memperkirakan saham Apple akan tumbuh, secara rata-rata, sekitar 11% untuk sampai pada angka USD 195 (Rp 2,6 juta) dalam 12 bulan ke depan, sekaligus mengantarkan mereka pada valuasi USD 989 miliar (Rp 13.622 triliun).

Sedangkan Amazon diprediksi akan mengalami rataan pertumbuhan saham sebesar 10% dalam setahun ke depan menjadi USD 1.700 (Rp 13,4 juta), dengan kapitalisasi pasar yang didapat mencapai USD 823 miliar (Rp 11.336 triliun).

Nilai saham terkini dari Apple dan Amazon sendiri masing-masing berada di angka USD 176,05 (Rp 2,4 juta) dan USD 1.549,90 (Rp 21,3 juta). (fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed