Bikin Anjlok Saham <i>Provider</i> Lain
Microsoft Pertimbangkan Musik Online
- detikInet
Jakarta -
Microsoft tidak mau kalah dengan Apple iTunes. Raksasa software ini juga mulai pertimbangkan akan mengembangi layanan musik online berlangganan. Meski baru 'pikir-pikir', sudah cukup membuat saham provider musik lain anjlok.Adanya berita mengenai layanan anyar Microsoft ini membuat saham penyedia layanan musik online lain--RealNetworks dan Napster-- jatuh hari Jumat (10/6/2005). Bahkan saham Apple--pemilik iPod portable music player dan iTunes online music store juga dikabarkan anjlok.Padahal Microsoft sendiri belum mau mengomentari hal itu. "Kami kini tengah mencari-cari metode langganan yang pas," tutur salah satu juru bicaranya yang dilansir BBC News dan dikutip detikinet Selasa (14/6/2005).Pernyataan ini pun diperkuat oleh Christine Andrews, Manajer Produk divisi MSN Internet Microsoft. "Saat kami siap untuk membeberkannya lebih jauh, kami akan beritahu anda (pers-red)," tutur Andrews.AnjlokSaham perusahaan mana saja yang menjadi 'korban' desas-desus Microsoft ini? Saham Apple jatuh 4,9 persen. Sementara RealNetworks harus ikutan turun hingga lebih dari 3 persen. Apple populer dengan layanan musik iTunes, sedangkan RealNetworks menyediakan layanan berlangganan Rhapsody. Layanan-layanan tersebut memungkinkan pengguna untuk men-download lagu dengan biaya tertentu. Lalu Napster--pionir dalam layanan download musik online-- cukup miris dengan penurunan saham sebesar 4 persen. Yahoo, yang juga memiliki layanan musik, merasakan sahamnya anjlok 1,7 persen.
(donnybu/)