Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Siapkan Project Fusion
Oracle Saingi NetWeaver SAP
Siapkan Project Fusion

Oracle Saingi NetWeaver SAP


- detikInet

Jakarta - Oracle menyiapkan karya ambisiusnya, Project Fusion, aplikasi middleware yang diposisikan untuk menantang pesaing bisnisnya, SAP.Project Fusion disiapkan Oracle untuk mengintegrasikan konsumen-konsumen dari perusahaan yang baru diakuisisinya, Peoplesoft, Retek dan JD Edwards, yang telah dibeli Peoplesoft sebelum kemudian diakuisisi Oracle.Charles Phillips, Presiden Oracle mengatakan, Fusion adalah produk balasan bagi NetWeaver, software milik pesaingnya, SAP. NetWeaver adalah software infrastruktur berbasis standar, atau middleware, yang dirancang untuk memudahkan interoperasional data di berbagai aplikasi SAP.Oracle mengatakan, Fusion didasarkan pada produk-produk aplikasi server yang saat ini sudah ada, dan sudah digunakan oleh konsumen. Sebaliknya, SAP tidak punya latar belakang berjualan middleware.Middleware Fusion terdiri dari aplikasi server berbasis Java, Portal Web, business intelligence software dan Oracle's Collaboration suite untuk e-mail dan Web conferencing. Software tersebut berbasis Java dan layanan Web standar, yang akan memudahkan pengguna untuk memodifikasi aplikasi Oracle dan berbagi informasi, dengan sistem yang berbeda dari Oracle. Sementara itu, SAP angkat bicara menanggapi pernyataan Oracle. Seperti disampaikan juru bicaranya, SAP mengaku telah memiliki 1.500 konsumen NetWeaver yang menggunakan software tersebut untuk terhubung dengan sistem Non-SAP. Incar pengguna SAPMeskipun Oracle sudah mendapat tambahan pelanggan dari hasil akuisisinya terhadap Peoplesoft, perusahaan tampaknya masih terus mengawasi SAP dengan pandangan waspada.Philips menjelaskan, Oracle baru-baru ini juga meluncurkan program internal yang disebut SAP Battle Desk, aplikasi ini dirancang untuk merebut pelanggan SAP, yang bersiap untuk melakukan up-grade."SAP tengah melakukan perombakan arsitektur, dan hal itu akan memerlukan adanya perubahan besar. Jadi jika mereka (pelanggan SAP-red) berencana akan melakukan up-grade, ada baiknya kalau mereka melihat alternatif lain yang ada," kata Philips.SAP menyediakan NetWeaver untuk memudahkan pengintegrasian produk-produk Non-SAP dengan produknya. Tahun ini, perusahaan software asal Jerman ini berencana untuk mengundang pihak ketiga untuk menambahkan fitur tambahan di aplikasi-aplikasi SAP. (wicak/)







Hide Ads