Kamis, 25 Jan 2018 16:41 WIB

Dikabarkan Mau Beli Grab, CEO Uber Angkat Bicara

Fino Yurio Kristo - detikInet
CEO Uber, Dara Khosrowshahi. Foto: Forbes CEO Uber, Dara Khosrowshahi. Foto: Forbes
Jakarta - Operasional Uber di kawasan Asia Tenggara dirumorkan akan diserahkan pada kompetitornya, Grab. Pihak Uber menyatakan tidak menanggapi spekulasi atau rumor, namun pernyataan dari CEO Uber Dara Khosrowshahi mengindikasikan Uber akan tetap jalan terus secara mandiri di Asia Tenggara.

Pihak Uber memang disarankan oleh Rajeev Misra, eksekutif SoftBank, untuk fokus pada pasar tertentu saja seperti AS, Eropa, Amerika Latin dan Australia. Tapi Dara mengungkapkan ketidaksetujuannya dan menyatakan Uber akan terus maju ke depan dan berekspansi.



Dara mengatakan hal itu dalam ajang World Economic Forum di Davos. Ia juga optimistis Uber yang saat ini masih merugi akan meraih untung. "Kami akan untung sebelum tahun 2022," demikian keyakinannya yang dikutip detikINET dari Bloomberg.

Ia juga ingin Uber melakukan penjualan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO), paling cepat pada awal tahun depan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Grab dilaporkan sedang dalam pembicaraan untuk mengakuisisi operasional Uber di Asia Tenggara. Kabar akuisisi Grab pada operasional Uber di Asia Tenggara juga berkembang karena kedua perusahaan sama-sama mendapat pendanaan besar dari raksasa teknologi Jepang, Softbank.

Pihak Softbank sama-sama duduk di dewan direksi kedua perusahaan dan kabarnya ingin melakukan konsolidasi bisnis. "Softbank akan memainkan peran konsolidasi," sebut sumber Kr Asia.

Dengan valuasi USD 68 miliar, Uber adalah startup paling bernilai di dunia dan beroperasi secara global. Sedangkan Grab fokus habis-habisan di pasar Asia Tenggara. (fyk/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed