Selasa, 19 Des 2017 23:59 WIB

Punya Valuasi USD 1 Miliar, Kapan Traveloka Go Public?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Agus Tri Haryanto/inet Foto: Agus Tri Haryanto/inet
Jakarta - Sebagai salah satu startup yang menyandang gelar unicorn di Indonesia, Traveloka masih belum berencana melantai di bursa atau Initial Public Offering (IPO) dalam waktu dekat.

Istilah unicorn pada startup ini ditujukan kepada mereka yang memiliki nilai bisnis lebih dari USD 1 miliar. Selain Traveloka, status unicorn juga dipegang oleh Go-Jek, Tokopedia, dan Bukalapak -- di mana semuanya memang belum go public.

Senior Vice President Business Development Traveloka Caesar Indra mengatakan rencana untuk penawaran saham perdana itu belum ada terpikir di benak Traveloka untuk saat ini dan tahun depan. Sebab, startup online travel agent ini fokus terhadap kualitas layanan yang ditawarkannya.

"Itu belum ada rencana, kita masih ingin beroperasi seperti sekarang. Masih pengembangan produk dan layanan terbaik untuk pasar di Asia Tenggara ini," ujar Caesar di kantor Blue Bird, Mampang Prapatan, Jakarta, Selasa, (19/12/2017).

Diketahui, Traveloka telah merambah negara-negara di kawasan ASEAN, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.

Menurut Caesar, sektor pemesanan tiket pada tahun depan akan mengalami peningkatan seiring dengan pergeseran kebiasan konsumen ke arah gaya hidup. Di samping itu juga, maskapai penerbangan bertarif rendah atau Low Cost Carrier (LCC) juga turut menjadi pendongkrak pemesanan tiket.

"LCC makin tren dan makin banyak. Kita lihat prospek kedepannya makin bagus. Untuk tantangannya, kalau di internasional itu bagaimana melokalisasi produk layanan kita sesuai pasar," ucapnya. (agt/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed